BKKBN Ikut Atasi Pandemi Covid-19
Senin, 14 September 2020 - 15:41 WIB
loading...
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa BKKBN juga bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mengatasi pandemi Covid-19 .
"Kami sebetulnya di BKKBN kerja sama erat dengan BNPB dalam rangka untuk mengatasi pandemi Covid-19," ujar Hasto Wardoyo dalam Webinar Bertajuk Simpul Sinergi Kebijakan Kependudukan, Pertahanan dan Keamanan, Senin (14/9/2020).
Maka itu, kata dia, webinar kali ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang diwujudkan ke dalam sebuah program. "Karena selama ini BKKBN sudah sangat berterima kasih didukung penuh oleh TNI dan Polri di lapangan ketika melakukan kegiatan-kegiatan," tuturnya.
Bahkan, kata dia, para Kapolres maupun komandan Kodim di berbagai wilayah ikut membantu gerakan pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dalam rangka merayakan Hari Keluarga Nasional 2020 beberapa waktu lalu. "Semua ikut bergerak menghasilkan sehari dengan 1,4 juta akseptor. Padahal targetnya cuma 1 juta, itulah bentuk-bentuk kerja sama yang luar biasa," imbuhnya.
Dia melanjutkan, BKKBN memiliki sekitar 1,2 juta kader BKKBN di Indonesia serta sekitar 25 ribu penyuluh KB atau penyuluh lapangan KB. "Inilah yang menjadi kekuatan di garda di lapangan yang kalau boleh saya berangan-angan sebetulnya kalah dulu 2012 ikut Lemhannas itu kan juga diajarkan Sishankamrata, pengertian-pengetian tentang itu, kami punya angan-angan sebetulnya ketika bisa menerapkan Sishankamrata dalam rangka untuk Covid ini karena komponen dasar sebagai rakyat yang terlatih atau kader-kader tadi, kader-kader itu lumayan karena mereka sudah terbiasa penyuluhan dan terlatih untuk merubah perilaku masyarakat," ujarnya. (Baca juga: Kepala BKKBN: Kemiskinan Jadi Salah Satu Sumber Kerusuhan ).
"Kami sebetulnya di BKKBN kerja sama erat dengan BNPB dalam rangka untuk mengatasi pandemi Covid-19," ujar Hasto Wardoyo dalam Webinar Bertajuk Simpul Sinergi Kebijakan Kependudukan, Pertahanan dan Keamanan, Senin (14/9/2020).
Maka itu, kata dia, webinar kali ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang diwujudkan ke dalam sebuah program. "Karena selama ini BKKBN sudah sangat berterima kasih didukung penuh oleh TNI dan Polri di lapangan ketika melakukan kegiatan-kegiatan," tuturnya.
Bahkan, kata dia, para Kapolres maupun komandan Kodim di berbagai wilayah ikut membantu gerakan pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dalam rangka merayakan Hari Keluarga Nasional 2020 beberapa waktu lalu. "Semua ikut bergerak menghasilkan sehari dengan 1,4 juta akseptor. Padahal targetnya cuma 1 juta, itulah bentuk-bentuk kerja sama yang luar biasa," imbuhnya.
Dia melanjutkan, BKKBN memiliki sekitar 1,2 juta kader BKKBN di Indonesia serta sekitar 25 ribu penyuluh KB atau penyuluh lapangan KB. "Inilah yang menjadi kekuatan di garda di lapangan yang kalau boleh saya berangan-angan sebetulnya kalah dulu 2012 ikut Lemhannas itu kan juga diajarkan Sishankamrata, pengertian-pengetian tentang itu, kami punya angan-angan sebetulnya ketika bisa menerapkan Sishankamrata dalam rangka untuk Covid ini karena komponen dasar sebagai rakyat yang terlatih atau kader-kader tadi, kader-kader itu lumayan karena mereka sudah terbiasa penyuluhan dan terlatih untuk merubah perilaku masyarakat," ujarnya. (Baca juga: Kepala BKKBN: Kemiskinan Jadi Salah Satu Sumber Kerusuhan ).
Lihat Juga :