Analis UNJ Duga Ada Transaksi Gelap Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
“Yang kedua, ada perubahan di awal Jepang bahkan mengeluarkan uang untuk studi kelayakan waktu itu bahkan dengan bunga 0,1%. Dengan China 2%, kemudian berubah menjadi 3,4%,” ujarnya.
Perubahan-perubahan tersebut, lanjut dia, menimbulkan tanda tanya besar mengenai alasan pergeseran kerja sama dari Jepang ke China. “Jadi perubahan Keputusan Presiden atau Peraturan Presiden itu lalu perubahan pergeseran dari dari China ke Jepang itu tentu menimbulkan pertanyaan-pertanyaan penting di situ, yang kemudian membuka dugaan kuat ada transaksi apa sebetulnya yang membuat pergeseran terjadi, yang kemudian pemerintah terlibat.”
“Tanda tanya itu kemudian menimbulkan dugaan yang sangat kuat bahwa dugaan transaksi besar antara China Development Bank dengan pemerintah Indonesia itu apa,” ujarnya.
Perubahan-perubahan tersebut, lanjut dia, menimbulkan tanda tanya besar mengenai alasan pergeseran kerja sama dari Jepang ke China. “Jadi perubahan Keputusan Presiden atau Peraturan Presiden itu lalu perubahan pergeseran dari dari China ke Jepang itu tentu menimbulkan pertanyaan-pertanyaan penting di situ, yang kemudian membuka dugaan kuat ada transaksi apa sebetulnya yang membuat pergeseran terjadi, yang kemudian pemerintah terlibat.”
“Tanda tanya itu kemudian menimbulkan dugaan yang sangat kuat bahwa dugaan transaksi besar antara China Development Bank dengan pemerintah Indonesia itu apa,” ujarnya.
(rca)
Lihat Juga :