AICIS+ di UIII: Mengokohkan Peran Indonesia dalam Keilmuan Islam Global

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:49 WIB
loading...
A A A
AICIS+ diandaikan lebih mengejawantahkan substansi akademik, tinimbang sekedar perayaan pembukaan dan penutupan yang megah di hotel bintang. Gemanya pada presentasi dan pertukaran ilmu serta pembumian gagasan di akar rumput.

Di pelbagai belahan dunia, kajian Islam masih sering terjebak dalam dikotomi lama antara “tradisional” dan “modern”, “Islamik” dan “sekuler”. Dalam hal ini, UIII mencoba melampaui sekat-sekat tersebut. Dengan mahasiswa dan dosen yang datang dari Asia, Australia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa, kampus ini menjelma menjadi miniatur dunia Muslim yang beragam.

AICIS+ memanfaatkan keragaman ini untuk mendorong dialog baru antara ilmu keislaman, ilmu sosial, dan ilmu pengetahuan modern, yang mengkaji isu-isu seperti etika kecerdasan buatan, kesetaraan gender, atau pendidikan damai.

Makna terdalam dari AICIS+ di UIII terletak pada diplomasi intelektual yang diusungnya. Dalam situasi global yang acap memandang Islam melalui kacamata politik dan keamanan, Indonesia menawarkan narasi alternatif, yaitu, Islam sebagai kekuatan peradaban, kreativitas, dan kemanusiaan.

Melalui forum seperti AICIS+, para cendekiawan Indonesia tidak hanya berpartisipasi dalam percakapan global, tetapi ikut membentuknya. Dunia diingatkan bahwa pemikiran Islam tidak hanya tumbuh di Kairo, Maroko atau Teheran, tetapi juga di Yogyakarta, Aceh, dan Depok.

Tema-tema AICIS+ yang menjawab kebutuhan kontemporer, pada dasarnya, menunjukkan arah baru kajian Islam di Indonesia: dari sekadar mempertahankan identitas menuju keterlibatan aktif dengan tantangan universal.

Pertanyaan-pertanyaan tentang keberlanjutan, keadilan global, dan transformasi digital kini dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab moral umat. Di sinilah posisi UIII menjadi relevan: menyediakan ruang akademik di mana etika keagamaan dan ilmu pengetahuan bisa berjumpa tanpa saling menegasikan.

Meski demikian, pelaksanaan AICIS+ di UIII tidak boleh berhenti pada simbolisme. Karena tantangan sebenarnya adalah memastikan bahwa “internasionalisasi” tidak menjadi sekadar formalitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Rekomendasi
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Berita Terkini
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved