Melampaui Politik Identitas: Gerakan Kemanusiaan Dunia Atas Genosida Israel di Palestina

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:41 WIB
loading...
Melampaui Politik Identitas:...
Musa Maliki, Dosen Hubungan Internasional UPN Veteran Jakarta. Foto/Dok.Pribadi
A A A
Musa Maliki
Dosen Hubungan Internasional UPN “Veteran” Jakarta

GERAKAN masyarakat dunia untuk Palestina terus marak, massive, membahana, dan progrsif. Gerakan masyarakat dunia ini berlangsung di semua negara melibatkan ribuan manusia di seluruh dunia dari Amerika Latin, Asia, dan Afrika dan detailnya 150 negara dan utamanya 4 pemegang hak veto.

Gerakan ini menjangkau pula warga Amerika sendiri yang negaranya di bawah Donald Trump masih ‘mati-matian’ mendukung Israel. Negara sekutu Amerika secara resmi-formal kini mendukung Palestina merdeka seperti Norwegia, Irlandia, Spanyol, Bulgaria, Hongaria, Polandia, Rumania, Slovakia, Swedia, Siprus, Canada, Perancis, Inggris, dan Australia.

Negara-negara Barat sekutu Amerika ini awalnya dalam kerangka pemerintahannya tidak mendukung kemerdekaan Palestina, kini mereka sebagai entitas negara ditekan warga dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Konteks ini dapat dipahami dalam kerangka David Held sebagai “Demokrasi Kosmopolitan”.

Jika dibandingkan dengan posisi Indonesia dalam konteks pidato Presiden Prabowo, maka negara-negara Barat sekutu Amerika seperti Canada, Spanyol, Inggris, Perancis, Australia justru lebih progresif mendukung kemerdekaan Palestina. Hal itu karena pidato-pidato mereka kepada Israel tidak dalam konteks mengamankan dan menghormati Israel seperti Indonesia, tapi mengutuk tindakan kejam Israel.

Mayoritas negara Barat mendukung two state solution dengan secara formal, pemerintahannya mengucapkan pengakuan atas Palestina sebagai negara-bangsa dan menyeru kepada Israel untuk menghentikan tindakan kejamnya.

Awalnya negara-negara Barat tersebut tersebut ragu karena norma anarkhi sistem negara-bangsa yang secara sistemik mendukung hegemoni Amerika di dunia, tapi warga tiap negara tersebut berseru kemanusiaan atas nama warga dunia melampaui negara-bangsa yang egois, unitary, dan bersifat atomistik.

Gerakan warga dunia tersebut tidak mewakili negara-bangsa dalam sistem Westphalia untuk bersuara; Mereka tidak mewakili kaum buruh, identitas budaya dan agama tertentu dan juga tidak mewakili kaum miskin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Rekomendasi
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Berita Terkini
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved