Pesantren: Itqon dan Amanah Keselamatan

Kamis, 09 Oktober 2025 - 12:54 WIB
loading...
A A A
Artinya, pembangunan sarana pendidikan dan ibadah tidak boleh menimbulkan risiko yang mengancam jiwa para santri dan jamaah. Keselamatan manusia adalah prioritas syariat yang tidak boleh dikorbankan oleh alasan apapun, termasuk keterbatasan dana.

Sebagai pemangku amanah atas lembaga pendidikan, kami pun mengakui tidak lepas dari proses panjang trial and error. Beberapa kasus kesalahan dalam pembangunan pun kami akui pernah terjadi meski syukurnya tidak terjadi hal yang fatal.

Kami belajar dari masa lalu, bahwa beberapa bangunan lama yang didirikan pada periode rintisan tidak layak dipaksakan untuk menjadi bertingkat. Hal ini dapat dimaklumi karena periode rintisan memang identik dengan keterbatasan sumber daya.

Dengan berat hati, bangunan-bangunan tersebut kami robohkan seluruhnya, lalu dibangun ulang dengan pondasi dan struktur baru sesuai rencana jangka panjang. Proses ini jelas berat secara finansial, namun akal sehat menuntun kami untuk lebih rela mengorbankan biaya tambahan daripada mempertaruhkan keselamatan jiwa santri.

Dari pengalaman itu pula, kami mewajibkan diri membangun SOP pembangunan yang tegas. Prinsipnya jelas: setiap rencana pembangunan, sekecil apapun, harus melibatkan ahli-ahli berkompeten, mulai dari arsitek, insinyur sipil, hingga konsultan keamanan bangunan.

Dengan keterlibatan para profesional sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, pembangunan pesantren tidak hanya berfungsi sesuai kebutuhan, tetapi juga memenuhi standar keselamatan dan keberlanjutan. Syukurnya banyak profesional2 yang mewakafkan jasa mereka untuk membantu proses mahal ini.

Dalam tradisi pesantren, memang ada satu sunnah kecil yang hingga kini masih dijaga: melibatkan santri dalam proses pembangunan, biasanya saat mengecor bangunan baru. Namun dalam praktiknya, keterlibatan ini hanya bersifat simbolik, bukan fungsional. Para santri dilibatkan sebatas momen seremonial sebagai pelengkap dari pekerja profesional. Tujuannya adalah menumbuhkan sense of belonging, bahwa fasilitas yang berdiri adalah aset wakaf bersama yang harus dijaga.

Lebih dari itu, prosesi ini juga dimaknai sebagai amal jariyah. Dengan ikut menggotong, menaruh satu gayung atau ember adukan dalam pengecoran, para santri merasakan bahwa mereka turut menanam amal yang pahalanya akan terus mengalir seiring bermanfaatnya bangunan tersebut. Simbol kecil ini melatih jiwa gotong-royong, kebersamaan, serta tanggung jawab kolektif dalam membangun lembaga yang mereka cintai.

Namun di luar itu, untuk melihat kasus ini secara utuh, faktor eksternal yang lebih besar juga tak bisa diabaikan. Dalam sebuah wawancara di televisi nasional, salah satu anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti minimnya perhatian dan bantuan sarana-prasarana untuk lembaga pendidikan pesantren.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Badan Hukum: Sistem...
Badan Hukum: Sistem Imun yang Sering Terlupakan
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved