Pesantren: Itqon dan Amanah Keselamatan

Kamis, 09 Oktober 2025 - 12:54 WIB
loading...
Pesantren: Itqon dan...
KH. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs. Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah. Foto/istimewa
A A A
KH. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs.
Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah

INNALILLAHI wa inna ilaihi rooji‘un. Duka cita yang mendalam, iringan doa kami panjatkan untuk seluruh santri yang terdampak, keluarga yang ditinggalkan, serta para guru pengasuh atas musibah ambruknya sebuah musholla pesantren yang menelan korban jiwa.

Sungguh peristiwa yang menyesakkan hati, bahkan ketika hanya menyaksikan proses panjang penyelamatan melalui layar kaca. Tak terbayang pedih dan jeritan hati mereka yang benar-benar mengalami musibah tersebut. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan dianugerahi kesabaran serta kekuatan.

Tanpa sedikitpun bermaksud menyalahkan atau menggurui, semoga peristiwa ini menjadi cermin berharga bagi kita semua, khususnya dunia pendidikan Islam, khususnya lagi otokritik untuk kami sebagai pengasuh salah satu pesantren di Ibu Kota. Pada hal yang paling prinsip, pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ladang untuk menanamkan akal sehat dalam kehidupan nyata. Musibah semacam ini mengingatkan kita bahwa keterbatasan finansial tidak boleh mengalahkan prinsip keselamatan dan perencanaan yang matang.

Bukankah Rasulullah ﷺ telah bersabda:

“Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba, apabila ia mengerjakan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqon (sungguh-sungguh, profesional, dan tuntas).” (HR. Thabrani)

Bukankah seharusnya nilai itqon inilah yang seharusnya menjadi roh dalam pembangunan sarana dan prasarana pesantren? Dalam aspek teknis misalnya, jangan sampai konsep bangunan tumbuh dipahami secara keliru, seolah berarti bangunan yang tumbuh seadanya, tanpa perhitungan, dan dipaksakan berdiri meskipun rapuh.

Padahal bangunan tumbuh yang benar justru berawal dari pondasi dan struktur yang direncanakan sejak awal untuk jangka panjang. Pembangunan boleh dilaksanakan bertahap sesuai ketersediaan dana, tetapi arah dan kerangka besarnya harus jelas sehingga aman, kokoh, dan tidak menimbulkan bahaya di kemudian hari.

Apalagi, dalam khazanah uṣūl fiqh, terdapat kaidah agung “lā ḍarar wa lā ḍirār” (tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh pula membahayakan orang lain). Kaidah ini sejalan dengan salah satu tujuan utama syariat Islam (maqāṣid al-syarī‘ah), yaitu ḥifẓ al-nafs (menjaga keselamatan jiwa).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Rekomendasi
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
Berita Terkini
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved