Hari Kontrasepsi Sedunia, Organon Indonesia Donasikan 1.000 Unit KB Implan ke IBI
Rabu, 08 Oktober 2025 - 18:06 WIB
loading...
Deputi Bidang KBKR Kemendukbangga/BKKBN Wahidin, Ketua Umum PP IBI Ade Jubaedah, dan Presiden Direktur Organon Indonesia Daniel. Foto/istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia yang dirayakan setiap 26 September dan ulang tahun ke-50 fasilitas produksinya di Pandaan, PT Organon Pharma Indonesia Tbk mendonasikan 1.000 unit KB implan satu batang. Donasi tersebut diserahkan kepada Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI).
Inisiatif ini menegaskan komitmen berkelanjutan Organon untuk memajukan kesehatan reproduksi wanita, mendukung Program Keluarga Berencana 2030 Indonesia, dan mengatasi tantangan kesehatan masyarakat yang mendesak terkait kehamilan yang tidak direncanakan dan angka kematian ibu.
Sebagai perusahaan layanan kesehatan global yang berfokus pada kesehatan wanita, Organon bangga dapat berkontribusi pada upaya Indonesia untuk memperluas akses ke layanan kesehatan reproduksi yang sukarela dan berkualitas tinggi.
Donasi ini sejalan dengan prioritas pembangunan nasional untuk mengurangi kehamilan yang tidak diinginkan dan angka kematian ibu, sekaligus mendorong akses yang adil terhadap metode kontrasepsi modern.
Baca juga: IBI Kosgoro 1957 dan Lapas Kelas I Cipinang Jalin Kerja Sama Berdayakan Warga Binaan
Menurut data dari United Nations Population Fund (UNFPA), sekitar 38-40% kehamilan di Indonesia merupakan kehamilan yang tidak direncanakan, dan lebih dari 60% di antaranya berakhir dengan aborsi. Yang mengkhawatirkan, 45% aborsi tidak aman, berkontribusi terhadap 5–13% dari seluruh kematian ibu.
Hasil ini mencerminkan kesenjangan yang mendalam terhadap akses layanan kesehatan seksual dan reproduksi, serta menggarisbawahi pentingnya memperluas pilihan kontrasepsi, terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Serah terima simbolis dilakukan di kantor pusat PP IBI di Jakarta oleh Presiden Direktur PT Organon Pharma Indonesia Tbk Daniel kepada Ketua PP IBI Ade Jubaedah. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan United Nations Population Fund (UNFPA), yang menekankan komitmen bersama untuk meningkatkan akses yang adil terhadap alat kontrasepsi modern.
Baca juga: Pantau Kehamilan Langkah Konkret Menekan Angka Kematian Ibu
"Organon sangat berkomitmen untuk mendukung kesehatan wanita di setiap tahap," ujar Presiden Direktur PT Organon Pharma Indonesia Tbk, Daniel, Rabu (8/10/2025).
"Donasi ini merupakan bagian dari misi kami yang lebih luas untuk memberdayakan wanita melalui akses terhadap pilihan kontrasepsi yang aman, efektif, dan berjangka panjang. Dengan bekerja sama dengan PP IBI dan mitra lainnya, kami berharap untuk membantu lebih banyak wanita Indonesia memiliki kendali sepenuhnya terhadap kesehatan reproduksi mereka," sambungnya.
KB implan yang didonasikan merupakan salah satu jenis dari MKJP yang menawarkan perlindungan terhadap kehamilan selama tiga tahun. Berbentuk tabung kecil yang fleksibel dan berukuran sekitar 4 cm yang dimasukkan tepat dibawah kulit, dengan prosedur pemasangan yang aman, tanpa sayatan dan sangat efektif sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan penggunaan layanan keluarga berencana oleh masyarakat, sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan layanan berkualitas tinggi.
Donasi disambut baik oleh Ketua PP IBI Ade Jubaedah. Dia menyampaikan apresiasinya atas dukungan nyata Organon terhadap para bidan sebagai garda terdepan dalam layanan kontrasepsi.
"Dukungan Organon memperkuat peran bidan dalam memperluas akses ke layanan kontrasepsi jangka panjang. Dengan KB implan ini, kami lebih siap untuk membantu wanita di seluruh Indonesia membuat keputusan keluarga berencana yang tepat dan berdaya," tuturnya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Organon untuk mendukung Program Keluarga Berencana 2030, yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan berinvestasi dalam kesehatan wanita, Organon berkontribusi pada visi generasi emas yang sehat, berdaya, dan produktif pada tahun 2045.
Inisiatif ini menegaskan komitmen berkelanjutan Organon untuk memajukan kesehatan reproduksi wanita, mendukung Program Keluarga Berencana 2030 Indonesia, dan mengatasi tantangan kesehatan masyarakat yang mendesak terkait kehamilan yang tidak direncanakan dan angka kematian ibu.
Sebagai perusahaan layanan kesehatan global yang berfokus pada kesehatan wanita, Organon bangga dapat berkontribusi pada upaya Indonesia untuk memperluas akses ke layanan kesehatan reproduksi yang sukarela dan berkualitas tinggi.
Donasi ini sejalan dengan prioritas pembangunan nasional untuk mengurangi kehamilan yang tidak diinginkan dan angka kematian ibu, sekaligus mendorong akses yang adil terhadap metode kontrasepsi modern.
Baca juga: IBI Kosgoro 1957 dan Lapas Kelas I Cipinang Jalin Kerja Sama Berdayakan Warga Binaan
Menurut data dari United Nations Population Fund (UNFPA), sekitar 38-40% kehamilan di Indonesia merupakan kehamilan yang tidak direncanakan, dan lebih dari 60% di antaranya berakhir dengan aborsi. Yang mengkhawatirkan, 45% aborsi tidak aman, berkontribusi terhadap 5–13% dari seluruh kematian ibu.
Hasil ini mencerminkan kesenjangan yang mendalam terhadap akses layanan kesehatan seksual dan reproduksi, serta menggarisbawahi pentingnya memperluas pilihan kontrasepsi, terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Serah terima simbolis dilakukan di kantor pusat PP IBI di Jakarta oleh Presiden Direktur PT Organon Pharma Indonesia Tbk Daniel kepada Ketua PP IBI Ade Jubaedah. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan United Nations Population Fund (UNFPA), yang menekankan komitmen bersama untuk meningkatkan akses yang adil terhadap alat kontrasepsi modern.
Baca juga: Pantau Kehamilan Langkah Konkret Menekan Angka Kematian Ibu
"Organon sangat berkomitmen untuk mendukung kesehatan wanita di setiap tahap," ujar Presiden Direktur PT Organon Pharma Indonesia Tbk, Daniel, Rabu (8/10/2025).
"Donasi ini merupakan bagian dari misi kami yang lebih luas untuk memberdayakan wanita melalui akses terhadap pilihan kontrasepsi yang aman, efektif, dan berjangka panjang. Dengan bekerja sama dengan PP IBI dan mitra lainnya, kami berharap untuk membantu lebih banyak wanita Indonesia memiliki kendali sepenuhnya terhadap kesehatan reproduksi mereka," sambungnya.
KB implan yang didonasikan merupakan salah satu jenis dari MKJP yang menawarkan perlindungan terhadap kehamilan selama tiga tahun. Berbentuk tabung kecil yang fleksibel dan berukuran sekitar 4 cm yang dimasukkan tepat dibawah kulit, dengan prosedur pemasangan yang aman, tanpa sayatan dan sangat efektif sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan penggunaan layanan keluarga berencana oleh masyarakat, sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan layanan berkualitas tinggi.
Donasi disambut baik oleh Ketua PP IBI Ade Jubaedah. Dia menyampaikan apresiasinya atas dukungan nyata Organon terhadap para bidan sebagai garda terdepan dalam layanan kontrasepsi.
"Dukungan Organon memperkuat peran bidan dalam memperluas akses ke layanan kontrasepsi jangka panjang. Dengan KB implan ini, kami lebih siap untuk membantu wanita di seluruh Indonesia membuat keputusan keluarga berencana yang tepat dan berdaya," tuturnya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Organon untuk mendukung Program Keluarga Berencana 2030, yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan berinvestasi dalam kesehatan wanita, Organon berkontribusi pada visi generasi emas yang sehat, berdaya, dan produktif pada tahun 2045.
(cip)
Lihat Juga :