Srikandi Pemuda Pancasila Minta RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Senin, 06 Oktober 2025 - 06:10 WIB
loading...
Srikandi Pemuda Pancasila...
Srikandi Pemuda Pancasila meminta RUU Perampasan Aset segera disahkan. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Srikandi Pemuda Pancasila meminta RUU Perampasan Aset segera disahkan. Dengan adanya UU tersebut diharapkan mampu memberantas praktik korupsi di Indonesia.

Permintaan tersebut merupakan hasil dari Rakernas II Srikandi Pemuda Pancasila (SPP) yang diselenggarakan di Jakarta, pada 4-5 Oktober 2025. Dari berbagai rekomendasi itu, seruan untuk segera mempercepat pengesahan RUU Perampasan Aset adalah yang paling santer disampaikan sekitar 500 peserta rakernas.

Rakernas ditutup oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Srikandi Pemuda Pancasila Sarimaya. Dalam rakernas tersebut, ada 5 rekomendasi. Pertama, Srikandi Pemuda Pancasila mendukung Program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan. Kedua, mengapresiasi didirikannya Sekolah Rakyat (SR) dan SMA Garuda sebagai Program Strartegis Nasional di bidang pendidikan untuk mencetak generasi muda terbaik menuju Indonesia Emas.

Baca juga: RUU Perampasan Aset Dibahas di Komisi III DPR

Ketiga, mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum dalam melakukan pemberantasan korupsi secara massif dan tuntas. Keempat, mendukung segera disahkannya Undang-undang Perampasan Aset sebagai wujud penanganan tindak pidana korupsi agar lebih adil dan transparan demi rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kelima, meminta kepada pemerintah agar lebih memperhatikan perlindungan kaum perempuan sebagai pekerja migran di luar negeri.

“Soal UU Perampasan Aset, tentu sangat urgen. Segera saja disahkan, agar para koruptor tidak nyenyak tidurnya. Para koruptor di negeri kita bisa melakukan perampokan uang berturut-turut, bertahun-tahun karena mereka merasa aman dan merasa hukumannya tidak terlalu berat,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

“Bayangkan, dulu tahun 80-an, orang korupsi 1 Milyar aja sudah dianggap sangat besar. Kini, koruptor sudah naik level hingga ribuan triliun, seperti biasa saja. Mereka enak saja menumpuk uang korupsi lalu kabur ke Luar Negeri dan menikmati uangnya di sana. Aparat kita harus banting tulang memburu dan menangkap para pelaku dengan susah payah,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved