Srikandi Pemuda Pancasila Minta RUU Perampasan Aset Segera Disahkan
Senin, 06 Oktober 2025 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: RUU Perampasan Aset Bisa Tingkatkan Pemulihan Kerugian Negara terkait Kasus Korupsi
Anggota Komisi X DPR dari Partai Nasdem Nilam Sari Lawira mengaku prihatin karena kasus korupsi tidak pernah berhenti hingga kini. Dengan disahkannya UU Perampasan Aset, diharapkan kuantitas dan kualitas tindak pidana korupsi menjadi turun.
“Saya sebenarnya sangat malu membaca media massa. Betapa banyaknya pelaku rasuah itu di Indonesia. Mereka saking banyaknya, bisa berkomplot, bekerja sama, oknum penegak hukum untuk terlibat di dalamnya. Akibatnya pemerintah kesulitan memajukan bangsa kita, karena hampir di seluruh leading sector, ada tikusnya. Jadi kalau memberantas korupsi, selain mengembalikan uang yang dia korupsi, ya disita juga semua asetnya,” jelas Nilam, yang juga Ketua Pelaksana Rakernas.
Bendahara Umum DPN Srikandi Pemuda Pancasila ini menambahkan, Srikandi Pemuda Pancasila tidak ingin Pemerintahan Prabowo goyang di kemudian hari akibat kongkalikong para koruptor yang terus menerus melakukan gerakan perlawanan. Salah satu langkah terbaik adalah dengan menutup celah-celah yang bisa digunakan koruptor untuk bergerak. Salah satunya, Pemerintah harus keras dan tegas merampas aset mereka.
Sekjen Srikandi PP Irma Susanny Harahap menyebut, rekomendasi yang tidak kalah pentingnya adalah soal Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan yang juga masuk dalam Rekomendasi Rakernas II.
“Kita dikenal sebagai negara subur Makmur. Apa pun bisa ditanam di Indonesia. Kita juga dikenal sebagai negara pertanian karena memang sawah dan ladang banyak dimiliki Indonesia. Tidak ada ceritanya kita sampai kekurangan pangan, atau sering mengimpor pangan dari negeri tetangga. Maka dari itu, Srikandi PP sangat bangga Pemerintah punya Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan. Srikandi ingin memastikan selama Prabowo menjadi Presiden, pangan harus tercukupi. Seluruh rakyat Indonesia harus dipastikan tenang hidupnya, tidak ada masalah lagi dengan pangan,” ucapnya.
Ketua Pengarah Rakernas Netty P. Heryawan didampingi Wakil Ketua Panitia Pengarah Novita Wijayanti yang juga legislator Partai Gerindra di Komisi V DPR sekaligus Waketum DPN Srikandi PP mengatakan, Srikandi Pemuda Pancasila sangat peduli dengan perempuan. Hal ini terlihat di rekomendasi kelima yang meminta pemerintah agar lebih memperhatikan perlindungan kaum perempuan sebagai pekerja migran di luar negeri.
Anggota Komisi X DPR dari Partai Nasdem Nilam Sari Lawira mengaku prihatin karena kasus korupsi tidak pernah berhenti hingga kini. Dengan disahkannya UU Perampasan Aset, diharapkan kuantitas dan kualitas tindak pidana korupsi menjadi turun.
“Saya sebenarnya sangat malu membaca media massa. Betapa banyaknya pelaku rasuah itu di Indonesia. Mereka saking banyaknya, bisa berkomplot, bekerja sama, oknum penegak hukum untuk terlibat di dalamnya. Akibatnya pemerintah kesulitan memajukan bangsa kita, karena hampir di seluruh leading sector, ada tikusnya. Jadi kalau memberantas korupsi, selain mengembalikan uang yang dia korupsi, ya disita juga semua asetnya,” jelas Nilam, yang juga Ketua Pelaksana Rakernas.
Bendahara Umum DPN Srikandi Pemuda Pancasila ini menambahkan, Srikandi Pemuda Pancasila tidak ingin Pemerintahan Prabowo goyang di kemudian hari akibat kongkalikong para koruptor yang terus menerus melakukan gerakan perlawanan. Salah satu langkah terbaik adalah dengan menutup celah-celah yang bisa digunakan koruptor untuk bergerak. Salah satunya, Pemerintah harus keras dan tegas merampas aset mereka.
Sekjen Srikandi PP Irma Susanny Harahap menyebut, rekomendasi yang tidak kalah pentingnya adalah soal Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan yang juga masuk dalam Rekomendasi Rakernas II.
“Kita dikenal sebagai negara subur Makmur. Apa pun bisa ditanam di Indonesia. Kita juga dikenal sebagai negara pertanian karena memang sawah dan ladang banyak dimiliki Indonesia. Tidak ada ceritanya kita sampai kekurangan pangan, atau sering mengimpor pangan dari negeri tetangga. Maka dari itu, Srikandi PP sangat bangga Pemerintah punya Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan. Srikandi ingin memastikan selama Prabowo menjadi Presiden, pangan harus tercukupi. Seluruh rakyat Indonesia harus dipastikan tenang hidupnya, tidak ada masalah lagi dengan pangan,” ucapnya.
Ketua Pengarah Rakernas Netty P. Heryawan didampingi Wakil Ketua Panitia Pengarah Novita Wijayanti yang juga legislator Partai Gerindra di Komisi V DPR sekaligus Waketum DPN Srikandi PP mengatakan, Srikandi Pemuda Pancasila sangat peduli dengan perempuan. Hal ini terlihat di rekomendasi kelima yang meminta pemerintah agar lebih memperhatikan perlindungan kaum perempuan sebagai pekerja migran di luar negeri.
Lihat Juga :