MA Putuskan Tiga Terdakwa Korporasi Kasus CPO Terbukti Korupsi

Jum'at, 26 September 2025 - 06:04 WIB
loading...
MA Putuskan Tiga Terdakwa...
Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan ontslag alias lepas terhadap terdakwa tiga korporasi yaitu Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan ontslag alias lepas terdakwa tiga korporasi yaitu Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group. Majelis hakim MA kini menyatakan bahwa ketiga korporasi itu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO).

Majelis Hakim mengabulkan upaya hukum kasasi yang diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Amar putusan itu dibacakan pada 15 September 2025 lalu.

Baca juga: Mahfud MD Soroti Kasus Suap Hakim soal Vonis Korporasi CPO: Gila Ini Sangat Berbahaya, Sangat Jorok!

Putusan ini dibacakan dalam tiga perkara berbeda yaitu nomor 8431, 8432, dan 8433/K/Pidsus/2025. Hakim membatalkan seluruh fakta dan putusan hukum yang telah dibacakan pada Pengadilan Tingkat Pertama dan mengadili sendiri perkara tersebut.



"Amar putusan: kabul. Batal JF (Judex Factie), adili sendiri," tulis bunyi amar putusan dalam situs Mahkamah Agung, dikutip Kamis (25/9/2025).

Hakim menilai ketiga terdakwa korporasi terbukti melakukan tindak pidana Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-undang tindak pidana korupsi. Pasal 2 merupakan delik utama tindak korupsi di mana terdakwa korporasi melakukan perbuatan hukum yang menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi dan merugikan keuangan negara. Sementara Pasal 18 berisi terkait konsekuensi hukum akibat pasal 2.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Rakernas di Bekasi,...
Rakernas di Bekasi, Laskar Anti Korupsi Indonesia Ingin Perkuat Peran Pengawasan
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Rekomendasi
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Prilly Latuconsina Rela...
Prilly Latuconsina Rela Gelapkan Kulit dan Belajar Bahasa Arab demi Film Baru Baim Wong
Berita Terkini
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved