Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Qodari Harus Bisa Jadi Jubir Presiden
Jum'at, 19 September 2025 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Dalam analisa Toto, Presiden Prabowo saat ini sedang membutuhkan banyak juru bicara yang bisa membaca dan menerjemahkan pikiran-pikirannya. Terutama, dalam kontek isu-isu besar yang ingin dikapitalisasi, tapi yang muncul malah tone negatifnya.
Misalnya program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi andalan sekaligus mimpi besar yang ingin dijadikan sebagai legacy Presiden Prabowo. Namun belakangan muncul pemberitaan massif isu negatifnya, dari makanannya basi sampai keracunan di sejumlah wilayah.
Program besar lain dari Prabowo, menurut Toto, adalah soal ketahanan pangan dan energi. Di samping, program besar efisiensi dan pemberantasan korupsi. Program-program besar tersebut, sangat kurang dikapitalisasi menjadi pengetahuan publik yang massif dan disukai rakyat.
"Dalam konteks itu, saya berharap, Mas Qodari mampu mengisi kekosongan tersebut. Selain sebagai Kepala KSP, juga sebagai juru bicara pemerintah pusat. Idealnya, seluruh penyelenggaran negara, baik menteri maupun para kepala daerah mampu memerankan dirinya sebagai jubir," katanya.
Misalnya program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi andalan sekaligus mimpi besar yang ingin dijadikan sebagai legacy Presiden Prabowo. Namun belakangan muncul pemberitaan massif isu negatifnya, dari makanannya basi sampai keracunan di sejumlah wilayah.
Program besar lain dari Prabowo, menurut Toto, adalah soal ketahanan pangan dan energi. Di samping, program besar efisiensi dan pemberantasan korupsi. Program-program besar tersebut, sangat kurang dikapitalisasi menjadi pengetahuan publik yang massif dan disukai rakyat.
"Dalam konteks itu, saya berharap, Mas Qodari mampu mengisi kekosongan tersebut. Selain sebagai Kepala KSP, juga sebagai juru bicara pemerintah pusat. Idealnya, seluruh penyelenggaran negara, baik menteri maupun para kepala daerah mampu memerankan dirinya sebagai jubir," katanya.
(abd)
Lihat Juga :