Djamari Chaniago dan Rekonsiliasi Politik Prabowo dengan kubu DKP 1998

Rabu, 17 September 2025 - 15:16 WIB
loading...
A A A
Fenomena ini mencerminkan politik patronase dan dinasti yang sudah mengakar dalam sistem politik kita. Pengangkatan ini bukan semata bentuk balas budi, tetapi juga investasi politik yang terus berputar dalam lingkaran kekuasaan.

Masyarakat mungkin mempertanyakan keadilan dan meritokrasi dalam hal ini. Namun, dari kacamata politik praktis, ini adalah bentuk politik transaksional yang sah dalam sistem demokrasi yang sangat bergantung pada koalisi besar.

Luka Lama yang Disembuhkan
Rekonsiliasi antara Prabowo dan kubu DKP serta LBP juga bisa dibaca sebagai simbol politik: bahwa konflik era reformasi sudah usai, dan elite militer kini bersatu di bawah kepemimpinan baru. Ini penting untuk mengirim pesan ke publik — dan ke internal TNI — bahwa tidak ada fragmentasi, dan stabilitas nasional tetap terjaga. Bagi Prabowo, ini juga memperkuat citranya sebagai negarawan, bukan hanya mantan jenderal yang kontroversial.

Penutup
Kita boleh bersikap skeptis terhadap rekonsiliasi semacam ini, terutama jika dipandang dari sudut etika politik atau keadilan transisional. Namun, dalam politik realistik, langkah Prabowo menggandeng mereka yang dulu menjadi “musuh”-nya adalah strategi rasional dan efektif. Ia sedang membangun koalisi yang kuat — bukan hanya untuk memerintah, tetapi juga untuk mengamankan warisannya di masa depan.

Dalam politik Indonesia, yang abadi bukan permusuhan, melainkan adaptasi. Dan siapa yang mampu beradaptasi dengan cepat, dialah yang akan bertahan di puncak kekuasaan. Prabowo sedang mempraktikkan teori politik ini.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Menko Polkam Ajak Semua...
Menko Polkam Ajak Semua Penegak Hukum Kedepankan Kepentingan Bangsa: Tidak Perlu Ada Suasana Memanas
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Rekomendasi
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Berita Terkini
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved