BPIP: Proklamasi Satukan 42 Negara Jadi Republik Indonesia

Jum'at, 11 September 2020 - 15:39 WIB
loading...
BPIP: Proklamasi Satukan...
Kepala BPIP Yudian Wahyudi, menjelaskan proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah mukjizat politik yang menyatukan setidaknya 42 negara menjadi Republik Indonesia.
A A A
SERANG - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, menjelaskan proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah mukjizat politik yang menyatukan setidaknya 42 negara menjadi Republik Indonesia.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak mencintai NKRI yang diperjuangkan para pendiri bangsa. "Proklamasi Indonesia yang katanya saya tanya teman-teman itu berlangsung hanya 59 detik ini sebuah kalau bahasa agama itu, mukjizat politik terbesar RI, kalimatnya pendek hanya 59 detik. Kata mukjizat itu artinya kalimat pendek yang mampu membungkam siapa pun yang mencoba melawan," kata Yudian dalam acara simposium nasional studi dan relasi lintas agama berparadigma (Sigma) Pancasila, di Serang, Banten, Kamis (10/9).

"Di Nusantara ini mereka ini negara-negara sendiri jadi kesultanan Banten ini dulu negara sendiri, Cirebon negara sendiri dan seterusnya yang kalau saya tidak salah ada sekitar 42 (kerajaan/negara). Sehingga ada batas-batas kenegaraan yang tidak bisa dilewati untuk bersama-sama," sambung dia.

Yudian mengatakan bersatunya 42 negara yang disatukan dengan proklamasi, merupakan sejarah yang tak pernah terjadi di negara mana pun. "Ada hal yang paling terlupakan, satu kehebatan proklamasi kita dengan Pancasila yang 59 detik itu mempersatukan sekian banyak negara. Sekian banyak negara. Itu tidak pernah terjadi dalam sejarah mana pun," tuturnya.

Menurutnya saat ini Pancasila sudah menjadi ideologi negara yang tak bertentangan dengan ajaran agama. "Dengan Pancasila yang selalu saya katakan dimulai dengan Sumpah Pemuda 1928 itulah sebetulnya diawal perubahan pergerakan kemerdekaan dari yang sifatnya keagamaan khususnya Islam di abad 19 di sana misalnya Pangeran Diponegoro, berubah menjadi nasional," tuturnya.

"Dengan sumpah pemuda yang 3 kalimat pendek itu, ditemukan kebangsaan dalam pengertian pada konteks hari ini adalah pergerakan bukan lagu semata-mata gerakan Islam, tapi ditambah gerakan-gerakan lain yang hari ini secara konstitusional diakui," tandas Yudian.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Jazuli: RUU BPIP Momentum...
Jazuli: RUU BPIP Momentum Revitalisasi Pancasila di Tengah Turbulensi Dunia
Tok! RUU BPIP Disahkan...
Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR
Megawati: Saya Perlu...
Megawati: Saya Perlu Pejuang Muda untuk Mempertahankan Republik Indonesia
Gelar Pembinaan Ideologi...
Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila, BPIP Luncurkan Virtual Expo 2025 di UI Depok
Jimly Asshiddiqie Sebut...
Jimly Asshiddiqie Sebut RUU BPIP Penting untuk Perkuat Implementasi Asta Cita
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Kunjungi PLBN Sota,...
Kunjungi PLBN Sota, BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Papua
Kunjungi Papua, Kepala...
Kunjungi Papua, Kepala BPIP: Hadirkan Pancasila dengan Pendekatan Afektif-Partisipatif
Rekomendasi
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved