Aktivis HAM Minta Masyarakat Taat Hukum dan Tidak Anarkis saat Sampaikan Aspirasi

Senin, 01 September 2025 - 20:21 WIB
loading...
Aktivis HAM Minta Masyarakat...
Aktivis HAM senior Robertus Robet menyoroti rangkaian demo di berbagai daerah yang berujung pada tindakan anarkis. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Aktivis HAM senior Robertus Robet menyoroti rangkaian demo di berbagai daerah yang berujung pada tindakan anarkis. Terlebih tak sedikit demo berujung pada aksi perusakan fasilitas umum dan penjarahan yang tentu merugikan masyarakat karena harus ada biaya lagi untuk melakukan perbaikan.

Robet berpendapat, aksi demonstrasi belakangan ini dilatari oleh resultante pelbagai faktor sosial, ekonomi, dan politik. “Dipicu oleh kemarahan rakyat terhadap kultur elitisme politisi kita yang dianggap tidak peka dan memandang rendah kesusahan rakyat,” ujar dia kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Dia menyebut setiap aksi mencerminkan representasi dari berbagai tuntutan sosial di dalam masyarakat. Dalam kajian ilmiah, mesti dilihat dalam kerangka struktural. Selama ini dalam tradisi protes di Indonesia, Robet menyebut gerakan mahasiswa selalu yang paling kuat mengambil tempat.

Baca juga: Ingatkan Aksi Unjuk Rasa Harus Tertib, Ketua KNPI Maluku: Jangan Mau Ditunggangi



“Namun, dalam negara demokratis perlu dijaga agar aksi protes mengambil bentuk dan artikulasi yang juga etis secara demokratis yakni: mengedepankan otonomi, substansi yang deliberatif dan rasional serta mengandalkan retorika yang sehat,” kata dia.

Robet yang juga sosiolog dari UNJ itu meminta agar massa bisa lebih cerdas dan menahan diri ketika ada provokator yang berusaha mengajak rusuh saat demo berlangsung. Sebab, dia meyakini massa pada intinya hanya ingin menyuarakan keluh kesahnya kepada pemerintah dan dicarikan solusinya.

Dia menyebut tindakan-tindakan anarkis selalu dilakukan oleh para provokator yang ingin memperkeruh situasi di lapangan. “Oleh karena itu, gerakan mahasiswa dan civil society mesti juga memastikan agar aksi selalu mengambil jalan dan metode damai tanpa kekerasan, retorika yang substantif dan rasional,” kata dia.

Baca juga: Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah

Dia menyebut hal itu memberikan ciri dan identitas gerakan civil society dengan perusuh. “Juga perlu ada kesadaran bahwa Indonesia tidak boleh jatuh ke dalam krisis. Karena apabila terjadi krisis, rakyat kecil akan menjadi pihak yang paling menderita,” sambung dia.

Selain itu, dia meminta kepada para aparat juga bisa lebih humanis dalam menghadapi massa yang ada di lapangan. Hal tersebut supaya menghindari tindakan kekerasan yang berujung ricuh.

“Jalan humanis dan dialogis mesti selalu dikedepankan untuk mengindari kekerasan. Kanal-kanal komunikasi perlu dibuka juga untuk menghindari kebuntuan misalnya dengan melakukan dialogdi kampus, debat di legislatif dan musyawarah antaraktor di pendopo pemerintahan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
TAUD Serahkan Surat...
TAUD Serahkan Surat Penolakan Kehadiran Andrie Yunus di Pengadilan Militer
Polemik Sertifikasi...
Polemik Sertifikasi Aktivis HAM, DPR: Peran Negara Harusnya Melindungi, Bukan Menentukan
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Admin Instagram Bekasi...
Admin Instagram Bekasi Menggugat Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Agustus 2025
Kasus Andrie Yunus Pembunuhan...
Kasus Andrie Yunus Pembunuhan Berencana, Ungkap Aktor Intelektual!
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Rekomendasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Berita Terkini
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved