PPP Bali Gelar Mukerwil dan Doa Bersama: Songsong Muktamar hingga Doakan Mardiono Terpilih Lagi Jadi Ketum
Senin, 01 September 2025 - 15:18 WIB
loading...
Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-10 PPP di Jakarta, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Bali mengadakan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) di Denpasar, Bali, Minggu (31/8/2025). Foto: Ist
A
A
A
DENPASAR - Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Bali mengadakan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) di Denpasar, Bali, Minggu (31/8/2025).
Ketua DPW PPP Bali Syahirin mengatakan, agenda utama Mukerwil kali ini menyiapkan langkah-langkah strategis agar Muktamar dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses.
Forum ini juga menegaskan dukungan terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait pemberantasan korupsi serta penguatan sektor ketahanan pangan.
Baca juga: Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
“Selain mempersiapkan Muktamar, kami juga menegaskan komitmen mendukung kebijakan pemerintah, terutama yang menyangkut kepentingan rakyat,” ujar Syahirin.
Mukerwil turut dirangkaikan dengan doa bersama bagi kedamaian Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai aksi demonstrasi yang belakangan muncul di Jakarta maupun sejumlah daerah lainnya.
Syahirin juga mengajak masyarakat tetap tenang dalam menghadapi dinamika politik dan tidak mudah terprovokasi. Dia menekankan pentingnya sikap positif karena Indonesia adalah negara hukum.
“Setiap tindakan anarkistis tentu memiliki konsekuensi hukum yang merugikan diri sendiri. Lebih baik energi kita diarahkan pada doa dan kegiatan positif,” ucapnya.
Selain itu, Mukerwil juga menghasilkan keputusan politik penting yaitu dukungan penuh kepada Muhammad Mardiono untuk kembali memimpin PPP sebagai Ketua Umum.
“Kami sudah cukup mengenal beliau. Mardiono sering hadir di Bali dan memperhatikan perkembangan daerah ini. Kami menilai beliau memiliki kapasitas memimpin PPP ke depan,” ujar Syahirin.
Dengan hasil Mukerwil ini, PPP Bali berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan Muktamar ke-10 di Jakarta sekaligus memperkuat peran partai di tingkat nasional.
Ketua DPW PPP Bali Syahirin mengatakan, agenda utama Mukerwil kali ini menyiapkan langkah-langkah strategis agar Muktamar dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses.
Forum ini juga menegaskan dukungan terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait pemberantasan korupsi serta penguatan sektor ketahanan pangan.
Baca juga: Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
“Selain mempersiapkan Muktamar, kami juga menegaskan komitmen mendukung kebijakan pemerintah, terutama yang menyangkut kepentingan rakyat,” ujar Syahirin.
Mukerwil turut dirangkaikan dengan doa bersama bagi kedamaian Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai aksi demonstrasi yang belakangan muncul di Jakarta maupun sejumlah daerah lainnya.
Syahirin juga mengajak masyarakat tetap tenang dalam menghadapi dinamika politik dan tidak mudah terprovokasi. Dia menekankan pentingnya sikap positif karena Indonesia adalah negara hukum.
“Setiap tindakan anarkistis tentu memiliki konsekuensi hukum yang merugikan diri sendiri. Lebih baik energi kita diarahkan pada doa dan kegiatan positif,” ucapnya.
Selain itu, Mukerwil juga menghasilkan keputusan politik penting yaitu dukungan penuh kepada Muhammad Mardiono untuk kembali memimpin PPP sebagai Ketua Umum.
“Kami sudah cukup mengenal beliau. Mardiono sering hadir di Bali dan memperhatikan perkembangan daerah ini. Kami menilai beliau memiliki kapasitas memimpin PPP ke depan,” ujar Syahirin.
Dengan hasil Mukerwil ini, PPP Bali berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan Muktamar ke-10 di Jakarta sekaligus memperkuat peran partai di tingkat nasional.
(jon)
Lihat Juga :