HUT Ke-80 RI, Sahroni: Indonesia Harus Bebas dari Mafia Tanah dan Premanisme
Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
Sahroni menilai aparat penegak hukum harus menjadikan isu ini prioritas, karena selama mafia dan preman masih merajalela, masyarakat yang menjadi korban akan selalu berada di posisi tertekan dan tidak pernah benar-benar merasakan arti merdeka.
“Kalau kita masih membiarkan mafia tanah merampas hak orang, atau preman-preman bebas menekan dan menakuti masyarakat, maka itu artinya kita belum benar-benar merdeka. Inilah PR besar penegak hukum untuk terus menunjukkan ketegasan dan keberpihakan pada masyarakat," ungkapnya.
Baca juga: Momen Prabowo Peluk Anak Gibran, Jan Ethes dan La Lembah Manah di Istana Merdeka
Dia menambahkan, Negara harus bersikap tangan besi kepada mereka-mereka yang suka menindas dan merebut hak. "Tidak boleh ada ampun,” pungkasnya.
“Kalau kita masih membiarkan mafia tanah merampas hak orang, atau preman-preman bebas menekan dan menakuti masyarakat, maka itu artinya kita belum benar-benar merdeka. Inilah PR besar penegak hukum untuk terus menunjukkan ketegasan dan keberpihakan pada masyarakat," ungkapnya.
Baca juga: Momen Prabowo Peluk Anak Gibran, Jan Ethes dan La Lembah Manah di Istana Merdeka
Dia menambahkan, Negara harus bersikap tangan besi kepada mereka-mereka yang suka menindas dan merebut hak. "Tidak boleh ada ampun,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :