Kado 80 Tahun, One Piece dan Ronggowarsito

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:02 WIB
loading...
Kado 80 Tahun, One Piece...
Bambang Asrini Widjanarko, pemerhati sosial dan budaya. Foto/Istimewa
A A A
Bambang Asrini Widjanarko
Alumnus Unej
Pemerhati sosial dan budaya

SEBUAH kehendak zaman dalam ingatan orang, memang bisa memantulkan sebuah objek keluar dari orbitnya. Hal itu dimaknai seperti hukum fisika, gaya sentrifugal yang tentu sebagai sesuatu yang imajinatif dan daya tipu optis belaka.

Objek seolah melenting jauh, menolak ruang dan waktu, yang merupakan sebuah lambang ‘kado separuh rada sakral, separuh mencemaskan’ bagi Republik yang sedang ditimpa kemalangan.

Saat 80 tahun, tetiba kita menemukan jalinan pengeling (Jawa: pengingat), dari lakon film fiksi One Piece yang mendadak pula bertemu dengan serat-serat sastrawi dalam benak penulis dari penyair dan sastrawan Jawa jenial, Raden Ngabehi Ronggowarsito.

Kado semestinya perayaan agung yang khidmat, sayangnya serupa hantaman keras didahi untuk mengaca atas kondisi sosial yang meremukkan rasa saat ini. Yang teranyar, pejabat daerah yang didemo ribuan orang sebab ‘pajak yang mencekik’.

Kemudian, mantan petinggi negeri yang dicecar malu usai lengser dari jabatan mewariskan aib, sebab disangka korupsi oleh organisasi jurnalis dunia dan ‘gelar akademik palsu’, drama tokoh-tokoh politik yang dikriminalkan, serta kita semua menghadapi realita kemiskinan 195 juta populasi yang akut seturut Bank Dunia.

Penulis, awal Juli lalu menonton ulang delapan filem sesi pertama di Netflix dari kawanan ‘bajak laut baik hati’ Monkey Luffy dan kawan-kawannya di serial One Piece. Yang bersegera memancing tawa—film yang cerdas menggambarkan perlawanan ‘orang-orang biasa dengan cita-cita setinggi langit’ dengan cara kekonyolan-kekonyolan.

Lebih menggelikan lagi, tatkala kepanikan merajalela, atau lebih tepatnya paranoid negara atas larangan bendera merah putih disandingkan keselengekan bendera riil milik Luffy tersebut.

Jika pada 80-an, Gus Dur yang kini tenar dengan sebutan Jester-sang badut, dalam kolom majalah atau surat kabar berceloteh nyelekit (Jawa: kritik pedas namun bercanda), juga buku satire ‘Mati Ketawa Cara Rusia’ diburu generasi muda untuk menghibur diri dari rezim militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Setelah 26 Tahun, One...
Setelah 26 Tahun, One Piece Episode Terakhir (1155) Akan Tayang 28 Desember 2025
Sutradara One Piece...
Sutradara One Piece dan Dragon Ball, Tatsuya Nagamine Meninggal Dunia
Ramaikan Plaza Surabaya,...
Ramaikan Plaza Surabaya, Intip Keseruan Steal The BeAT bareng One Piece
Rekomendasi
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
Berita Terkini
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved