Wamen LH Tekankan Pentingnya Kolaborasi Regional dalam Hadapi Tantangan Pengelolaan Limbah
Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
“Teknologi-teknologi di sini bisa memberikan solusi kepada pemerintah daerah, kepada pengelola TPA dan kepada kita semua yang butuh solusi bagaimana mengelola sampah karena membuang sampah sekarang sudah tidak semudah dulu lagi. Harapannya kita benar-benar bisa mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan inovasi-inovasi yang bisa membangun dan membawa kesejahteraan rakyat," tambah Diaz Faisal.
Diaz Faisal juga menegaskan bahwa Indonesia harus segera menuntaskan pengelolaan sampah dengan inovasi teknologi yang ada di pameran ini. "Kita harus tuntaskan permasalahan pengelolaan sampah ini, harus kita ketatkan supaya Indonesia benar-benar bersih. Karena kita harus wujudkan sebagaimana Undang-undang Pasal 28H Ayat 1, setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat,” ucapnya.
Baca juga: Perkuat Komitmen Perusahaan Mendaur Ulang Sampah Plastik
Selain memberikan sambutan, Wakil Menteri Lingkungan Hidup juga melakukan tour visit ke booth pameran. Diaz juga menilai bahwa pameran ini seharusnya menjadi agenda wajib bagi para pemerintah daerah untuk jadi inspirasi dan menemukan solusi soal pengelolaan sampah di Indonesia.
"Sebenarnya pameran seperti ini sangat cocok untuk dihadiri oleh Bupati hingga Walikota dari berbagai daerah agar tidak mendapat gelar kota kotor saat penilaian Desember nanti," tuturnya.
Diaz Faisal juga menegaskan bahwa Indonesia harus segera menuntaskan pengelolaan sampah dengan inovasi teknologi yang ada di pameran ini. "Kita harus tuntaskan permasalahan pengelolaan sampah ini, harus kita ketatkan supaya Indonesia benar-benar bersih. Karena kita harus wujudkan sebagaimana Undang-undang Pasal 28H Ayat 1, setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat,” ucapnya.
Baca juga: Perkuat Komitmen Perusahaan Mendaur Ulang Sampah Plastik
Selain memberikan sambutan, Wakil Menteri Lingkungan Hidup juga melakukan tour visit ke booth pameran. Diaz juga menilai bahwa pameran ini seharusnya menjadi agenda wajib bagi para pemerintah daerah untuk jadi inspirasi dan menemukan solusi soal pengelolaan sampah di Indonesia.
"Sebenarnya pameran seperti ini sangat cocok untuk dihadiri oleh Bupati hingga Walikota dari berbagai daerah agar tidak mendapat gelar kota kotor saat penilaian Desember nanti," tuturnya.
Lihat Juga :