Wamen LH Tekankan Pentingnya Kolaborasi Regional dalam Hadapi Tantangan Pengelolaan Limbah
Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Lisa Rusli selaku perwakilan penyelenggara pameran menjelaskan, forum ini menjadi wadah yang luar biasa di mana pakar ternama, para pemimpin visioner dan penggerak perubahan berpengaruh berkumpul untuk mendefinisikan kembali masa depan industri daur ulang di Asia Tenggara.
"Mulai dari penasihat kebijakan tingkat global hingga para inovator terdepan setiap pembicara akan berbagi wawasan untuk memperkuat komitmen kita bersama," kata dia.
Lisa juga menekankan bahwa pameran tahun ini menampilkan teknologi-teknologi terdepan yang dapat diadopsi oleh negara-negara ASEAN untuk meningkatkan efisiensi sistem daur ulang dan pengelolaan limbah. Di samping itu, asosiasi yang bergabung dalam giat ini turut mengapresiasi komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan industri hijau melalui berbagai kebijakan dan insentif yang mendorong investasi di sektor daur ulang.
"Forum tahun ini hadir dengan semangat yang lebih besar. Mulai dari tema, topik, dan diskusi yang diangkat akan menyentuh inti dari tantangan dan peluang yang kita hadapi saat ini, seperti inovasi teknologi, pembiayaan sirkular, hingga penguatan kemitraan lintas sektor," ungkap Christine Halim, Ketua Umum ADUPI.
Terlaksananya forum ini diharapkan dapat menjadi upaya bagi transformasi industri daur ulang di kawasan ASEAN. "Harapannya kita dapat mendorong solusi konkret dalam pengelolaan limbah dan mempercepat langkah menuju ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Terima kasih dan mari kita jadikan forum ini sebagai momen bersejarah dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan bagi kawasan kita," ujar Lisa.
"Mulai dari penasihat kebijakan tingkat global hingga para inovator terdepan setiap pembicara akan berbagi wawasan untuk memperkuat komitmen kita bersama," kata dia.
Lisa juga menekankan bahwa pameran tahun ini menampilkan teknologi-teknologi terdepan yang dapat diadopsi oleh negara-negara ASEAN untuk meningkatkan efisiensi sistem daur ulang dan pengelolaan limbah. Di samping itu, asosiasi yang bergabung dalam giat ini turut mengapresiasi komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan industri hijau melalui berbagai kebijakan dan insentif yang mendorong investasi di sektor daur ulang.
"Forum tahun ini hadir dengan semangat yang lebih besar. Mulai dari tema, topik, dan diskusi yang diangkat akan menyentuh inti dari tantangan dan peluang yang kita hadapi saat ini, seperti inovasi teknologi, pembiayaan sirkular, hingga penguatan kemitraan lintas sektor," ungkap Christine Halim, Ketua Umum ADUPI.
Terlaksananya forum ini diharapkan dapat menjadi upaya bagi transformasi industri daur ulang di kawasan ASEAN. "Harapannya kita dapat mendorong solusi konkret dalam pengelolaan limbah dan mempercepat langkah menuju ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Terima kasih dan mari kita jadikan forum ini sebagai momen bersejarah dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan bagi kawasan kita," ujar Lisa.
(shf)
Lihat Juga :