Dukung Kebijakan PSBB, PKPI: Ini Bukan soal Istana atau Balai Kota
Kamis, 10 September 2020 - 17:47 WIB
loading...
Juru Bicara Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sonny Tulung. Foto/Twitter
A
A
A
JAKARTA - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total di Ibu Kota.
Juru Bicara Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) , Sonny Tulung, Sonny menegaskan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan "menarik rem darurat" dengan menerapkan kembali PSBB total sudah sesuai dengan kondisi Covid-19 di ibukota yang tidak kunjung membaik.
Dia meminta agar dukungannya terhadap kebijakan Anies tidak dikaitkan dengan afiliasi politik apa pun bentuknya, melainkan dukungan terhadap kebijakannya.
"Keputusan PSBB ini bukan tentang Istana atau tentang Balaikota, tapi ini tentang kita semua, tentang keselamatan masyarakat. Virus Corona tidak pilih-pilih. Seperti halnya pengertian bahwa Covid-19 bisa menyerang siapapun, begitu juga Covid-19 tidak memiliki afiliasi politik, responsnya pun tidak boleh dinilai secara politik," tutur Sonny, Kamis (10/9/2020).
Mengenai potensi dampak Covid-19 terhadap ekonomi, Sonny mengatakan kondisi itu akan terus membayangi selama virus ini masih belum reda.(Baca juga: Airlangga: Kapasitas Kesehatan untuk Penanganan Covid-19 Tak Terbatas )
Untuk itu mantan presenter kuis ini juga menegaskan, penanganan kesehatan perlu diutamakan seperti di negara-negara lain yang dinilai berhasil menekan penyebaran virus tersebut.
"Dalam penanganan Covid-19, harus ada satu hal yang berjalan satu langkah lebih maju. Langkah tersebut adalah aspek kesehatan. Jika kesehatan belum tuntas, mau sampai kapan pun siklusnya akan berputar di satu titik tanpa menemui titik akhir, bahkan bisa saja semakin buruk. Di masa pandemi, yang menjadi panglima adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat. Namun, berbeda cerita jika kesehatan sudah tuntas atau setidaknya jauh lebih baik, maka perekonomian atau kehidupan masyarakat bisa perlahan kembali normal," tuturnya. (Baca juga: Ahli Epidemi: Lockdown Pilihan Logis saat Pandemi Mencemaskan )
Juru Bicara Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) , Sonny Tulung, Sonny menegaskan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan "menarik rem darurat" dengan menerapkan kembali PSBB total sudah sesuai dengan kondisi Covid-19 di ibukota yang tidak kunjung membaik.
Dia meminta agar dukungannya terhadap kebijakan Anies tidak dikaitkan dengan afiliasi politik apa pun bentuknya, melainkan dukungan terhadap kebijakannya.
"Keputusan PSBB ini bukan tentang Istana atau tentang Balaikota, tapi ini tentang kita semua, tentang keselamatan masyarakat. Virus Corona tidak pilih-pilih. Seperti halnya pengertian bahwa Covid-19 bisa menyerang siapapun, begitu juga Covid-19 tidak memiliki afiliasi politik, responsnya pun tidak boleh dinilai secara politik," tutur Sonny, Kamis (10/9/2020).
Mengenai potensi dampak Covid-19 terhadap ekonomi, Sonny mengatakan kondisi itu akan terus membayangi selama virus ini masih belum reda.(Baca juga: Airlangga: Kapasitas Kesehatan untuk Penanganan Covid-19 Tak Terbatas )
Untuk itu mantan presenter kuis ini juga menegaskan, penanganan kesehatan perlu diutamakan seperti di negara-negara lain yang dinilai berhasil menekan penyebaran virus tersebut.
"Dalam penanganan Covid-19, harus ada satu hal yang berjalan satu langkah lebih maju. Langkah tersebut adalah aspek kesehatan. Jika kesehatan belum tuntas, mau sampai kapan pun siklusnya akan berputar di satu titik tanpa menemui titik akhir, bahkan bisa saja semakin buruk. Di masa pandemi, yang menjadi panglima adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat. Namun, berbeda cerita jika kesehatan sudah tuntas atau setidaknya jauh lebih baik, maka perekonomian atau kehidupan masyarakat bisa perlahan kembali normal," tuturnya. (Baca juga: Ahli Epidemi: Lockdown Pilihan Logis saat Pandemi Mencemaskan )
Lihat Juga :