OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Kamis, 07 Agustus 2025 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Fitroh kemudian menyinggung jumlah penanganan perkara yang sedang ditangani KPK. Ia menyebutkan, sepanjang Semester I 2025 terdapat 31 penyelidikan, 43 penyidikan, 46 penuntutan, 31 inkrah, dan 35 sudah dieksekusi.
"Ini tentu juga dari beberapa perkara yang sudah berproses dari tahun-tahun sebelumnya yang kemudian baru inkrah di semester pertama tahun 2025," ujarnya.
Pada Maret 2025, KPK menetapkan 6 tersangka seusai menggelar OTT di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Sabtu (15/3/2025). Hal tersebut diketahui setelah para tersangka selesai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Minggu (16/3/2025).
Setelah pemeriksaan, terdapat enam orang yang mengenakan rompi oranye KPK. Rompi tersebut merupakan tanda bagi mereka yang menjadi tersangka. Setelah pemeriksaan, enam tersangka digiring ke ruang konferensi pers untuk pengumuman tersangka sekaligus dijelaskan lebih detail perihal identitas hingga konstruksi perkara.
Baca Juga: Ungkap Identitas Enam Orang Kena OTT di Mandailing Natal, KPK: Dari ASN dan Swasta
Diketahui, delapan orang terjaring operasi senyap di OKU. Mereka yang terjaring di antaranya Kepala Dinas PUPR dan sejumlah anggota DPRD.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menuturkan operasi senyap itu terkait dugaan suap proyek di Dinas PUPR. Pihaknya menyita uang miliaran rupiah dalam OTT tersebut. Namun, belum dijelaskan secara detail perihal peruntukan uang yang dimaksud. "Rp2,6 miliar," ucapnya.
Selanjutnya, pada Juni 2025, KPK menggelar OTT di Sumatera Utara. Ada enam orang yang diamankan dalam OTT tersebut.
"Ini tentu juga dari beberapa perkara yang sudah berproses dari tahun-tahun sebelumnya yang kemudian baru inkrah di semester pertama tahun 2025," ujarnya.
2 OTT KPK pada tahun 2025
Pada Maret 2025, KPK menetapkan 6 tersangka seusai menggelar OTT di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Sabtu (15/3/2025). Hal tersebut diketahui setelah para tersangka selesai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Minggu (16/3/2025).
Setelah pemeriksaan, terdapat enam orang yang mengenakan rompi oranye KPK. Rompi tersebut merupakan tanda bagi mereka yang menjadi tersangka. Setelah pemeriksaan, enam tersangka digiring ke ruang konferensi pers untuk pengumuman tersangka sekaligus dijelaskan lebih detail perihal identitas hingga konstruksi perkara.
Baca Juga: Ungkap Identitas Enam Orang Kena OTT di Mandailing Natal, KPK: Dari ASN dan Swasta
Diketahui, delapan orang terjaring operasi senyap di OKU. Mereka yang terjaring di antaranya Kepala Dinas PUPR dan sejumlah anggota DPRD.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menuturkan operasi senyap itu terkait dugaan suap proyek di Dinas PUPR. Pihaknya menyita uang miliaran rupiah dalam OTT tersebut. Namun, belum dijelaskan secara detail perihal peruntukan uang yang dimaksud. "Rp2,6 miliar," ucapnya.
Selanjutnya, pada Juni 2025, KPK menggelar OTT di Sumatera Utara. Ada enam orang yang diamankan dalam OTT tersebut.
Lihat Juga :