Sigma Pancasila, Wapres Ingatkan 4 Bingkai Pemersatu Umat Beragama

Kamis, 10 September 2020 - 15:23 WIB
loading...
Sigma Pancasila, Wapres...
Wakil Presiden Maruf Amin dalam acara Simposium Nasional Studi dan Relasi Lintas Agama Berparadigma Pancasila (SIGMA) yang digelar secara virtual oleh BPIP bersama UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH), Kamis (10/9/2020)
A A A
JAKARTA - Upaya mewujudkan kerukunan umat beragama di Indonesia harus terus dilakukan. Salah satunya dengan menggiatkan dialog lintas agama.

Hal demikian disampaikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara virtual dalam acara Simposium Nasional Studi dan Relasi Lintas Agama Berparadigma Pancasila (SIGMA) yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH), Kamis (10/9/2020)

"Untuk mewujudkan integrasi nasional ini, diperlukan kehidupan yang rukun dan harmonis antar umat beragama. Baik dalam konteks kehidupan sosial maupun kehidupan politik. Upaya-upaya itu perlu terus dilakukan terutama melalui empat bingkai kerukunan," katanya.

Ma'ruf melanjutkan, bingkai pertama guna mewujudkan hal tersebut adalah melalui bingkai politis. Upaya ini adalah penguatan kerukunan dan pencegahan konflik melalui penguatan wawasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kedua, bingkai teologis, yakni penguatan kerukunan dan pencegahan konflik melalui pengembangan teologi kerukunan sebagai acuan dalam hubungan antar umat beragama, warga negara, dan manusia secara keseluruhan.

Dalam konteks ini, Ma'ruf menjelaskan semua agama sejatinya mengajarkan nilai-nilai harmonisasi yang berperan sebagai prinsip kerukunan dan bisa membawa maslahat bagi umat manusia. "Semua agama yang ada di Indonesia mengajarkan kebaikan dan kedamaian hidup manusia serta saling menghormati di antara sesama manusia," kata Ma'ruf.

"Budha mengajarkan kesederhanaan, Hindu mengajarkan asi (Tepo seliro), Kristen mengajarkan cinta kasih, Konghucu mengajarkan kebijaksanaan, dan Islam mengajarkan kasih sayang bagi seluruh alam," sambungnya.

Bingkai Ketiga, Ma'ruf melanjutkan, adalah bingkai dalam ranah sosiologis. Hal ini berarti penguatan kerukunan dan pencegahan konflik melalui penguatan budaya dan kearifan lokal. Menurutnya, hal ini sangat memungkinkan diterapkan karena setiap daerah atau suku memiliki nilai-nilai budaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Jazuli: RUU BPIP Momentum...
Jazuli: RUU BPIP Momentum Revitalisasi Pancasila di Tengah Turbulensi Dunia
Tok! RUU BPIP Disahkan...
Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR
Megawati: Saya Perlu...
Megawati: Saya Perlu Pejuang Muda untuk Mempertahankan Republik Indonesia
Gelar Pembinaan Ideologi...
Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila, BPIP Luncurkan Virtual Expo 2025 di UI Depok
Jimly Asshiddiqie Sebut...
Jimly Asshiddiqie Sebut RUU BPIP Penting untuk Perkuat Implementasi Asta Cita
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Kunjungi PLBN Sota,...
Kunjungi PLBN Sota, BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Papua
Kunjungi Papua, Kepala...
Kunjungi Papua, Kepala BPIP: Hadirkan Pancasila dengan Pendekatan Afektif-Partisipatif
Rekomendasi
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved