Menyikapi Uang yang Tidak Pernah Cukup

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 19:36 WIB
loading...
Menyikapi Uang yang...
Frangky Selamat, Dosen Tetap Program Studi Sarjana Manajemen, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Tarumanagara. Foto/Ist
A A A
Frangky Selamat
Dosen Tetap Program Studi Sarjana Manajemen, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Tarumanagara

SEKELOMPOK siswa berseragam putih abu-abu meramaikan acara pameran edukasi yang menampilkan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Mereka antusias mendatangi satu demi satu stand pameran. Banyak pertanyaan diajukan. Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah mengenai prospek karier setelah lulus. Bagus, siswa generasi Z telah berpikir jauh ke depan. Tidak sekadar kuliah asal kuliah.

Pertanyaan yang sering mengemuka adalah, mengenai besaran gaji lulusan yang dikaitkan dengan pekerjaan tertentu. Hal-hal yang materialis menjadi keutamaan. Sesuatu yang wajar di zaman yang menjadikan harta dan tahta sebagai simbol sukses. Seperti pandangan seorang tua yang menceramahi rekan-rekannya yang tampak lebih muda.

“Kalau tidak punya uang, susah. Sulit apa-apa. Jadi kepikiran. Banyak pikiran, stres, akhirnya jadi sumber penyakit. Penyakit butuh pengobatan, uang lagi kan? Atau dibiarkan menderita dan mati saja? Nah. ”Ia melanjutkan, ”Kalau punya uang, bisa asuransi kesehatan. Biar sakit, masih punya harapan. Bisa happy juga. Lihat tuh yang tak berpunya. Cuma bisa pasrah dan berdoa.” Ada benarnya juga walau tak menjamin banyak uang pasti bahagia.

Lihat saja para pekerja bangunan yang bekerja sambil bernyanyi-nyanyi riang. Sehari “cuma” diupah Rp 250.000 dari jam 8 pagi hingga 5 sore, dipotong istirahat 1 jam, untuk “tukang”, sementara level kernet, Rp 170.000 per hari dengan durasi jam kerja yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Penampakan Gunungan...
Penampakan Gunungan Uang Rp11,4 Triliun Hasil Denda hingga Penguasaan Kembali Kawasan Hutan
Aturan Uang Pensiunan...
Aturan Uang Pensiunan DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK: Bikin UU Baru
Pamer Sitaan Korupsi...
Pamer Sitaan Korupsi Diyakini Bisa Dorong Kontrol Publik Atas Korupsi
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Rekomendasi
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Berita Terkini
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved