Manajemen Talenta ASN, Antara Kebijakan dan Kenyataan

Senin, 28 Juli 2025 - 10:43 WIB
loading...
A A A
Keempat, minimnya insentif retensi. Ini menyebabkan talenta muda cenderung berpindah ke sektor swasta atau luar negeri karena tawaran kompensasi yang lebih menarik. Kelima, masihh kurangnya pemetaan kompetensi. Ini disebabkan tidak semua institusi memiliki alat dan sistem yang memadai untuk memetakan potensi dan kompetensi SDM nya. Ditengarai juga bahwa ini karena kurangnya pemahaman pimpinan dan berbagai pemangku kepentingan tentang pentingnya manajemen talenta dan pembinaannya. Akibatnya mereka tidak menyelenggarakan secara berkesinambungan dan sistematis dalam mencapai keunggulan kompetitif.

Keenam, adanya keterbatasan teknologi dan sistem informasi. Ini terjadi ditengarai karena banyak daerah yang daerah yang belum mampu menyediakan berbagai fasilitas dalam pengembangan manajemen talenta yang sederhana, apalagi terkait dengan kemajuan teknologi dan sistem informasi. Juga kemungkinan karena kurangnya prioritas pembangunan daerah untuk investasi pengembangan sumber daya manusia termasuk talenta dengan menggunakan teknologi dengan alasan keterbatasan anggaran dan infrastruktur.

Alternatif Solusi
Dari berbagai kendala tersebut tampaknya penyebab utama adalah masih rendahnya kesadaran berbagai pemangku kepentingan tentang dampak ketiadaan SDM unggul dan kompetitif. Padahal ketersediaan SDM tersebut akan menjadi potensi besar untuk menghadapi perubahan pasar tenaga kerja global dan disrupsi teknologi.

Alterantif solusi pertama, mengoordinasikan dan menyelaraskan kebijakan dan program oleh berbagai pemangku kepentingan pada berbagai tingkat yaitu kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota. Implikasinya adalah semua lembaga harus merujuk kepada regulasi atau peraturan yang sudah ditetapkan dalam rangka manajemen talenta ASN.

Alternatif solusi kedua, memberikan fokus pada pengembangan jangka panjang. Ditengarai, belum cukup banyak kementerian/lembaga di tingkat pusat maupun instansi di daerah yang memiliki strategi pengembangan talenta yang berkelanjutan yang dituangkan dalam visi misi ataupun dalam rencana strategis. Implikasinya adalah perlunya mencermati dan memahami Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) yang mengatur mekanisme pengembangan manajemen talenta.

Alternatif solusi ketiga, membentuk sebuah lembaga khusus yang diberikan tugas khusus yaitu menjaga netralitas pegawai ASN, melakukan pengawasan atas pembinaan profesi ASN, dan melaporkan pengawasan serta evaluasi pelaksanaan kebijakan Manajemen ASN kepada Presiden. Selain itu, lembaga ini juga dapat ditugasi untuk mengawasi penerapan Sistem Merit dalam kebijakan dan Manajemen ASN pada Instansi Pemerintah. Lembaga seperti ini pernah ada sebelum ini, tetapi dengan alasan tertentu sudah dibubarkan.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Rekomendasi
4 Suporter Tewas, Meksiko...
4 Suporter Tewas, Meksiko Perketat Pengamanan Jelang Lawan Inggris
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Daftar Tim Lolos 16...
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Nonton Prambanan Jazz...
Nonton Prambanan Jazz Festival Makin Seru, Nikmati Promo dan Kemudahan Transaksi dari BRI!
Kemenhaj Siapkan Manasik...
Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Jemaah Haji 2027
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved