Antrean Panjang Penumpang KRL di Stasiun Bukti Penerapan PSBB Lemah

Rabu, 15 April 2020 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan, itu artinya rasionalitas masyarakat belum kokoh untuk melakukan physical distancing dan meyakini pentingnya physical distancing saat pandemi COVID-19 ini. 'Hal ketiga yang patut dikritik adalah berkerumunnya masyarakat di stasiun tanpa physical distancing itu menunjukkan bahwa sosialisasi tentang aturan PSBB belum optimal belum tersampaikan dengan baik kepada mereka," ujarnya.

Menurut dia, sosialisasi tentang aturan PSBB perlu lebih masif dan rasional. Selain itu, kata dia, perlu juga upaya rekayasa arus manusia di stasiun. "Jika upaya tersebut sudah dilakukan tetapi masih terjadi penumpukan orang di stasiun maka itu artinya ada cacat bawaan dari kebijakan PSBB," ungkapnya.

Dia berpendapat, kebijakan yang lebih tepat di Indonesia karena masyarakatnya belum tertib dalam mengatasi COVID-19 adalah kebijakan karantina wilayah (local lockdown). Menurut dia, kebijakan karantina wilayah itu harusnya sudah dilakukan 30 hari lalu.

"Tetapi karena ego politik elite dan mengutamakan kepentingan ekonomi kebijakan tersebut tidak diambil. Akhirnya virus Corona sudah menyebar kemana-mana seiring lalu lintas sosial yang masih dibolehkan. Sekarang sudah terlambat, jalani saja PSBB dengan segala konsekuensinya. Semoga semuanya cepat berlalu," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Dokter Reisa Ungkap...
Dokter Reisa Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Pesat
Kemenkes Minta Masyarakat...
Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Omicron
Menko PMK Sebut Covid-19...
Menko PMK Sebut Covid-19 Peringkat 14 Penyebab Kematian di Indonesia
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Diserang Virus Misterius,...
Diserang Virus Misterius, Warga Kazakhstan Diwajibkan Pakai Masker hingga 2025
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Berita Terkini
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Infografis
5 Olahraga untuk Pria...
5 Olahraga untuk Pria Usia di Atas 50 Tahun Supaya Panjang Umur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved