Marak Wartawan Bodrek Peras Pemda, Ketua Dewan Pers Ungkap Pengangguran Jadi Faktor

Senin, 07 Juli 2025 - 20:54 WIB
loading...
Marak Wartawan Bodrek...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengungkap adanya fenomena wartawan bodrek yang melakukan pemerasan terhadap pemerintah daerah (pemda). Foto/TV Parlemen
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengungkap adanya fenomena wartawan bodrek yang melakukan pemerasan terhadap pemerintah daerah (pemda). Wartawan bodrek menjadi istilah bagi wartawan gadungan atau oknum yang menyalahgunakan profesi tersebut untuk kepentingan pribadi.

Dia menyebut kemunculan wartawan bodrek ini imbas dari tingginya angka pengangguran yang menjadi salah satu faktor pemicunya. Sehingga, banyak dilakukan orang-orang tak bertanggung jawab untuk memanfaatkan statusnya sebagai seorang wartawan.

"Memang akibat dari pengangguran dan juga kebebasan akibat medsos ygan muncul ini, mudah sekali di daerah itu orang buat kartu nama, kemudian wartawan online, seenaknya saja, padahal mereka tidak terdaftar resmi di Dewan Pers," kata Komaruddin dalam rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Baca juga: Wartawan Abal-abal Bakal Dibersihkan dari Parlemen Senayan



Dia menuturkan bagi kepala daerah yang tidak tahu soal asal muasal wartawan bodrek dan kebetulan kinerja kepala daerah itu kurang bagus, tentu menjadi sasaran empuk dari wartawan bodrek. "Dengan dalih kebebasan pers, mereka bermodal kamera motret-motret proyek-proyek yang kurang bagus kemudian datang kepada pemda, dan pemda langsung otomatis keluar duitnya," ujarnya.

Dewan Pers, kata dia, telah membangun kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kepolisian untuk dapat mengantisipasi keberadaan wartawan bodrek ini. "Dan kami mengadakan literasi di beberapa daerah agar pemda itu langsung aja telepon atau ngecek ke Dewan Pers, tercatat nggak wartawan itu. Sebab semuanya tercatat, yang tidak tercatat jangan ditanggapi," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Strategi Cegahan...
Ungkap Strategi Cegahan Korupsi di Daerah, Mendagri Tito: Kuncinya Penguatan Sistem dan Integritas
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Peneliti BRIN Siti Zuhro:...
Peneliti BRIN Siti Zuhro: Daerah Maju Kuncinya Inovasi dan Gotong Royong, Stop Mengeluh!
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Rekomendasi
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Berita Terkini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Febrie Ditetapkan Jadi...
Febrie Ditetapkan Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi dan Langgar HAM
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved