Quo Vadis Masa Depan IHT di Indonesia

Senin, 07 Juli 2025 - 10:18 WIB
loading...
A A A
Selain itu, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) perlu dikelola secara efektif oleh pemerintah daerah, khususnya untuk mendukung fungsi pengawasan dan edukasi masyarakat. Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan penerimaan negara dapat tetap optimal, industri legal terlindungi secara berkelanjutan, dan pasar rokok ilegal dapat ditekan secara signifikan.

Menjaga Keseimbangan Kebijakan IHT

Kebijakan terhadap Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia selalu berada dalam persimpangan yang rumit karena menyangkut banyak kepentingan. Di satu sisi, pemerintah dituntut untuk mengendalikan konsumsi rokok demi melindungi kesehatan masyarakat. Namun di sisi lain, sektor ini melibatkan jutaan tenaga kerja, mulai dari petani tembakau dan cengkeh, buruh pabrik, hingga pedagang kecil. Setiap kebijakan yang berdampak pada harga dan distribusi produk tembakau akan langsung dirasakan oleh kelompok-kelompok ini, baik dari sisi pendapatan maupun kelangsungan usaha mereka.

Petani tembakau sering kali menjadi pihak yang paling rentan ketika permintaan bahan baku menurun akibat menurunnya produksi rokok legal. Pedagang kecil juga menghadapi tantangan ketika kebijakan pelarangan penjualan di area tertentu diberlakukan, seperti dalam Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024.

Di sisi industri, terutama pelaku usaha kecil-menengah, tekanan terhadap keberlangsungan usaha semakin besar akibat kenaikan tarif cukai dan kompleksitas regulasi. Di tengah tekanan ini, sektor kesehatan tetap konsisten mendorong pembatasan konsumsi rokok melalui berbagai instrumen regulasi, termasuk wacana plain packaging dan pelarangan iklan.

Mengelola kebijakan IHT di Indonesia bukanlah tugas yang mudah, karena menyangkut dilema antara dua kepentingan besar yakin menjaga keberlangsungan sektor padat karya yang menyerap jutaan tenaga kerja, atau mempercepat agenda pengendalian konsumsi tembakau demi kesehatan publik. Pemerintah dihadapkan pada kenyataan bahwa keputusan fiskal dan regulasi di sektor ini dapat berdampak luas, tidak hanya pada industri besar, tetapi juga pada petani tembakau, pekerja pabrik, dan pedagang kecil. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan yang bijaksana, terukur, dan tidak ekstrem dalam salah satu arah.

Salah satu pendekatan yang dapat diambil adalah menyusun peta jalan (roadmap) kebijakan tembakau yang bersifat inklusif dan akomodatif. Roadmap ini harus mampu menyeimbangkan perlindungan terhadap tenaga kerja dan petani tembakau, sekaligus mendukung upaya pengendalian konsumsi melalui edukasi publik dan penguatan layanan kesehatan.

Kebijakan yang berkeadilan – bukan represif – akan membuka jalan bagi transformasi sektor IHT menjadi lebih terkendali, tanpa mengorbankan kontribusi sosial-ekonominya. Alhasil, IHT pun tetap dapat menjadi bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan, namun dalam kerangka regulasi yang sehat dan bertanggung jawab. Semoga.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Periksa Pemilik Money...
Periksa Pemilik Money Changer, KPK Telusuri Penukaran Uang Tersangka Kasus Bea Cukai
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved