Refleksi Muharram: Membangun Ekonomi Syariah Indonesia

Senin, 30 Juni 2025 - 06:34 WIB
loading...
A A A
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa per April 2025 total aset perbankan syariah mencapai Rp954,5 triliun, meningkat 8,5% dibanding tahun sebelumnya. Pangsa pasar juga mengalami kenaikan menjadi 7,44% dari keseluruhan perbankan nasional.

Di sisi lain, pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp653,4 triliun atau tumbuh sebesar 8,9% secara tahunan. Capaian ini sejalan dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Langkah penting dalam memperkuat struktur industri keuangan syariah adalah penggabungan beberapa unit usaha syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Konsolidasi ini memberikan dampak positif yang signifikan, baik dari sisi efisiensi operasional maupun peningkatan kapasitas pembiayaan.

Dengan skala bisnis yang lebih besar dan dukungan teknologi digital, BSI mampu menjangkau lebih luas segmen masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada tahun 2024, BSI berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp266,5 triliun, atau tumbuh 15,3% secara tahunan, dengan proyeksi laba bersih mencapai Rp6,8–7,0 triliun. Ini membuktikan bahwa integrasi kelembagaan telah memperkuat daya saing dan peran strategis bank syariah di Indonesia.

Kini, demi mempercepat transformasi dan pertumbuhan industri ini, OJK turut menginisiasi Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah 2023–2027. Kebijakan ini menekankan pentingnya pemisahan unit usaha syariah dari induk bank konvensional (spin-off), peningkatan permodalan, serta pengembangan produk dan model pembiayaan berbasis akad syariah seperti mudharabah.

Melalui strategi ini, diharapkan tercipta sistem keuangan syariah yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Peran OJK dalam membentuk ekosistem regulasi yang mendukung menjadi krusial dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan sektor ini. Tidak hanya dari sisi pembiayaan, penguatan ekonomi syariah juga terlihat dalam aspek produksi.

Pemerintah telah menetapkan kewajiban sertifikasi halal melalui Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2024, yang mencakup sektor makanan, minuman, kosmetik, hingga farmasi. Sertifikasi ini menjamin bahwa proses produksi tidak hanya sesuai dengan prinsip halal, tetapi juga memperhatikan standar kesehatan dan keamanan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pelacakan produk (traceability) semakin meningkatkan transparansi rantai pasok. Langkah ini tidak hanya membangun kepercayaan konsumen muslim, tetapi juga memperluas daya tarik produk halal bagi pasar global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Berita Terkini
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved