Tak Cuma Butuh Fulus agar Jalan PPP Kembali ke Senayan Bisa Mulus

Minggu, 08 Juni 2025 - 07:03 WIB
loading...
Tak Cuma Butuh Fulus...
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mencari pemimpin baru melalui muktamar yang dijadwalkan digelar pada September mendatang. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) akan mencari pemimpin baru melalui muktamar yang dijadwalkan digelar pada September mendatang. Sejumlah nama dari internal dan eksternal dijagokan menjadi calon ketua umum partai yang didirikan pada 5 Januari 1973 ini.

Lalu, sosok pemimpin seperti apa yang dibutuhkan partai berlambang ka’bah ini agar bisa kembali ke Parlemen Senayan?

Pengamat Politik Agung Baskoro menilai PPP tidak hanya membutuhkan logistik atau dana politik yang memadai. “Enggak hanya soal logistik. Penting juga soal ketokohan dan integritas,” kata Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis ini kepada SindoNews, Minggu (8/6/2025).

Baca juga: Jokowi Pilih PSI Ketimbang PPP, Ini Alasannya



Dia menjelaskan, ketua umum PPP butuh ketokohan karena Party ID atau party identification rendah. Sehingga, ketokohan menjadi relevan.

“Integritas, agar sosok ketum tak tersandera masalah hukum seperti yang sudah-sudah. Sehingga membuat PPP jadi pesakitan politik. Mudah goyah karena dinamika internal yang berujung konflik,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, ketum PPP juga perlu mengorkestrasi mesin-mesin politik partai secara konsisten.

Baca juga: Elite PPP Diingatkan Jangan Sibuk Bicara Urusan Calon Ketum, Lebih Baik Gagas Koalisi Parpol Islam

Sementara itu, Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra menilai PPP memerlukan pergantian pemimpin. Dedi berpendapat, PPP sedang memerlukan sosok baru yang paling tidak punya dua modal utama.

“Pertama, loyal terhadap pengeluaran logistik untuk kerja-kerja politik,” kata Dedi.

Sedangkan yang kedua, kata dia, memiliki basis pengaruh terhadap pemilih atau sekurang-kurangnya mereka adalah tokoh yang betul-betul sudah dikenal. “Entah itu dikenal secara personal maupun dari sisi kapasitas,” tuturnya.

Baca juga: Kader PPP Ramai-ramai Datang ke Kantor DPP Minta Romahurmuziy Dipecat

Lebih lanjut dia mengatakan, PPP sebagai salah satu partai tertua sebenarnya dengan mengambil ceruk dari pemilih Nahdlatul Ulama (NU) saja cukup mampu punya modal lolos ke Parlemen Senayan.

“Karena tidak semua pemilih NU itu bergeser ke PKB, bahkan di antara mereka juga ada yang bergeser ke partai-partai nonagama seperti Golkar, PDIP,” imbuhnya.

“Bahkan ke Muhammadiyah dengan basis PAN juga cukup besar, sehingga saya kira tokoh yang mampu membawa PPP untuk bangkit tidak peduli dia apakah dari internal atau dari eksternal,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Rekomendasi
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Berita Terkini
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved