Pemerintah Awasi Pasokan Pangan jika Karantina Wilayah Diberlakukan

Rabu, 01 April 2020 - 08:37 WIB
Pemerintah Awasi Pasokan...
Pemerintah Awasi Pasokan Pangan jika Karantina Wilayah Diberlakukan
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mematangkan wacana tentang karantina wilayah sebagai solusi untuk menekan penyebaran virus corona atau COVID-19 yang dikhawatikan semakin meluas. Pembatasan itu disinyalir akan segera diputuskan dalam pekan ini.

"Kita akan lihat istilahnya nanti apa. Tapi saya kira dalam minggu ini akan ada putus mengenai itu (karantina wilayah). Intinya Presiden, seminimum mungkin rakyat itu jangan sampai jadi korban yang terlalu parah begitu," kata Luhut dalam konferensi pers melalui video, di Kemenkomarves, Selasa (31/3/2020).

(Baca juga: Wacana Darurat Sipil Wabah Corona, Kemhan Tunggu Instruksi Presiden)

Jika karantina wilayah karena corona segera direalisasikan, Luhut mengaku pemerintah sudah mengatur sedemikian rupa strategi besarnya. Menurutnya, yang terpenting kebijakan itu harus didukung dengan ketersediaan pasokan bahan pangan yang aman dan siap didistribusikan hingga ke seluruh penjuru daerah.

Luhut menjamin, pemerintah bakal mengawasi pasokan bahan pangan tersebut agar tidak menjadi isu baru yang membuat kepanikan dan berujung pada masalah baru. Karena itu, penyediaan bahan pangan itu akan diberikan dan tidak boleh terhambat.

"Tapi tentu harus diawasi ya, karena kalau tidak nanti bisa repot juga. Karena ketersedian sebelas bahan pangan itu sekarang semua kami cek masih tersedia, hanya penyalurannya ini yang perlu kita waspadai jangan sampai terhambat," tuturnya.

Ketersediaan pangan itu juga didukung dengan sumber pendanaan yang telah dihitung oleh Kementerian Keuangan. Mengenai asal dana tersebut, bisa bermacam-macam baik dari anggaran pusat maupun daerah.

Di sisi lain, Luhut juga menyinggung perihal darurat sipil yang saat ini banyak menuai kontra. Dia mengatakan, publik tidak perlu cemas karena wacana ini masih dalam tahapan kajian.

"Karena, (darurat sipil) itu juga masih dikaji hari ini. Presiden tidak ingin juga buru-buru membuat suatu keputusan yang belum pernah kita alami," tandasnya.

Luhut pun menegaskan, seluruh tahapan itu akan diatur sedemikian rupa dan diperkirakan rampung dalam waktu dekat. "Saya yakin dalam minggu ini bisa kita selesaikan semua," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kota Beijing Longgarkan...
Kota Beijing Longgarkan Aturan Karantina Paling Cepat Kamis
India Perpanjang Lockdown...
India Perpanjang Lockdown Nasional, Longgarkan Beberapa Wilayah
Jalani Karantina Wilayah,...
Jalani Karantina Wilayah, Warga Tulungagung Dikucilkan Gara-gara Corona
Empat Pemain Arsenal...
Empat Pemain Arsenal Terobos Aturan Karantina Wilayah
Kasus COVID-19 Meningkat...
Kasus COVID-19 Meningkat Tajam, Doni: Tak Ada Penutupan Wilayah
DPR Sebut Karantina...
DPR Sebut Karantina Zona Merah Boleh Asal Dilakukan dengan Tegas
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved