Survei CISA: Isu Ijazah Palsu Jokowi Permainan Rival Politik
Kamis, 22 Mei 2025 - 07:21 WIB
loading...
A
A
A
Dari indikator lainnya, lanjut dia, juga menunjukkan tren penilaian serupa dari responden. Melalui pertanyaan, seberapa besar kepercayaan mereka terhadap klarifikasi yang diberikan oleh Jokowi dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai institusi akademik yang dikenal memiliki reputasi sangat baik.
"Sebanyak 51,35% responden sangat percaya, dan 25,35% responden cukup percaya terhadap klarifikasi yang diberikan oleh Jokowi. Bagaimana persepsi responden terhadap klarifikasi dari UGM? Trennya semirip dan positif. Sebanyak, 47.35% responden sangat percaya, 25,76% cukup percaya," tuturnya.
Baca juga: Polemik Ijazah Jokowi, Politikus PSI Ungkit Pendaftaran Calon Wali Kota Solo
CISA juga menggali tentang persepsi publik seberapa tepat langkah Jokowi menempuh proses hukum untuk memulihkan reputasinya terkait terpaan isu ijazah tersebut. Herry mengatakan, dari data survei 29,60% responden menilai cukup tepat, 21,10% menilainya tepat, dan 6,7% responden menilainya sangat tepat.
Sedangkan, 18,5% persen responden menilainya kurang tepat, dan 15,5% menilainya tidak tepat. Dirinya pribadi pun menilai langkah hukum itu sah-sah saja dilakukan oleh setiap warga negara dan semua warga negara berkedudukan sama di depan hukum.
"Sebanyak 51,35% responden sangat percaya, dan 25,35% responden cukup percaya terhadap klarifikasi yang diberikan oleh Jokowi. Bagaimana persepsi responden terhadap klarifikasi dari UGM? Trennya semirip dan positif. Sebanyak, 47.35% responden sangat percaya, 25,76% cukup percaya," tuturnya.
Baca juga: Polemik Ijazah Jokowi, Politikus PSI Ungkit Pendaftaran Calon Wali Kota Solo
CISA juga menggali tentang persepsi publik seberapa tepat langkah Jokowi menempuh proses hukum untuk memulihkan reputasinya terkait terpaan isu ijazah tersebut. Herry mengatakan, dari data survei 29,60% responden menilai cukup tepat, 21,10% menilainya tepat, dan 6,7% responden menilainya sangat tepat.
Sedangkan, 18,5% persen responden menilainya kurang tepat, dan 15,5% menilainya tidak tepat. Dirinya pribadi pun menilai langkah hukum itu sah-sah saja dilakukan oleh setiap warga negara dan semua warga negara berkedudukan sama di depan hukum.
Lihat Juga :