Kader PPP Indonesia Timur Tolak Calon Ketum dari Luar Partai
Rabu, 21 Mei 2025 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Terkait calon ketua umum (caketum), Madjid berharap agar Ketua Umum PPP mendatang berasal dari kader internal. Ia yakin bahwa PPP tidak kehabisan kader berkualitas.
"Ada Waketum Amir Uskara, ada Syaiful Dasuki mantan Wamenag, ada Bapak Sandiaga Uno, dan masih ada Pak Mardiono ketua umum saat ini yang juga masih layak diberi kesempatan membawa PPP kembali bangkit," ucapnya.
Baca juga: 5 Letjen Jebolan Kopassus Bertugas di Mabes TNI, Nomor 2 Peraih Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama
Dia berharap agar para kader PPP se-Indonesia khususnya Indonesia Timur tidak terpengaruh dengan manuvernya para elite yang terus menyuarakan bukan kader untuk menjadi ketua umum PPP.
"Saya berharap agar kader PPP khususnya Indonesia Timur tidak terprovokasi dengan mainannya oknum elit DPP dengan berbagai agenda pribadinya. Biarkan kader memilih pemimpin yang asli kader tulen PPP bukan orang luar yang ingin menunggangi PPP,” kata Madjid.
"Tak usahlah PPP didagang-dagangkan ke mana-mana. Janganlah PPP dijadikan barang dagangan. Kami tidak rela kalau PPP dijadikan barang asongan," kecam Madjid.
"Ada Waketum Amir Uskara, ada Syaiful Dasuki mantan Wamenag, ada Bapak Sandiaga Uno, dan masih ada Pak Mardiono ketua umum saat ini yang juga masih layak diberi kesempatan membawa PPP kembali bangkit," ucapnya.
Baca juga: 5 Letjen Jebolan Kopassus Bertugas di Mabes TNI, Nomor 2 Peraih Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama
Dia berharap agar para kader PPP se-Indonesia khususnya Indonesia Timur tidak terpengaruh dengan manuvernya para elite yang terus menyuarakan bukan kader untuk menjadi ketua umum PPP.
"Saya berharap agar kader PPP khususnya Indonesia Timur tidak terprovokasi dengan mainannya oknum elit DPP dengan berbagai agenda pribadinya. Biarkan kader memilih pemimpin yang asli kader tulen PPP bukan orang luar yang ingin menunggangi PPP,” kata Madjid.
"Tak usahlah PPP didagang-dagangkan ke mana-mana. Janganlah PPP dijadikan barang dagangan. Kami tidak rela kalau PPP dijadikan barang asongan," kecam Madjid.
Lihat Juga :