Anak di Pusaran Dunia Digital, Siapa yang Menjaga?

Jum'at, 16 Mei 2025 - 15:50 WIB
loading...
A A A
Penting untuk mengajak anak membiasakan diri dalam bijak berinternet, berani menolak konten negatif, menjaga privasi, berpikir kritis terhadap informasi, berkarya positif, berani melapor, dan membangun empati digital. Gerakan ini harusnya menjadi gerakan nasional lintas kementerian dan lembaga, serta kolaborasi dari catur pusat pendidikan sekolah, masyarakat, keluarga, hingga media (pengembang sistem elektronik) dalam menjaga ruang digital yang aman bagi anak.

Peran Vital Orang tua
Penggunaan perangkat digital anak tidak bisa terlepas dari peran orang tua. Orang tua penting untuk mengawasi dan mengendalikan penggunaan teknologi anak. Ini dilakukan melalui pemberian kontrol orang tua atau parental control pada perangkat digital yang digunakan oleh anak, baik itu smartphone, tablet, atau komputer. Juga termasuk pengaturan aplikasi yang boleh diakses dan pembatasan durasi screen time. Orang tua juga terlibat dalam verifikasi usia anak ketika mereka mengakses berbagai platform digital. Dengan adanya fitur pengawasan yang lebih ketat, orang tua harus aktif memastikan bahwa anak-anak tidak mengakses konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.

Sebagai pendidik pertama bagi anak-anak dalam hal literasi digital, orang tua perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman untuk dapat mengajarkan keselamatan digital kepada anak-anak, menghindarkan konten berbahaya, serta mengajarkan etika berinteraksi di dunia maya. Dan tidak kalah penting, orang tua harus aktif memantau dan melaporkan segala bentuk perilaku yang mencurigakan atau aktivitas yang melibatkan ancaman terhadap anak-anak mereka di ruang digital. Ini meliputi antara lain, perundungan siber (cyberbullying), eksploitasi seksual daring, atau konten berbahaya lainnya sangat dibutuhkan dalam mewujudkan ruang digital yang aman.

Tanpa keterlibatan aktif orang tua, anak-anak berisiko besar tumbuh di bawah pengaruh algoritma yang mengabaikan nilai-nilai moral (Livingstone et al., 2022). Juga perlu ditekankan pentingnya "parental mediation", yaitu orang tua tidak hanya mengawasi, tetapi membangun dialog terbuka dengan anak tentang penggunaan teknologi, sebagaimana diterapkan secara luas di negara-negara Nordik (UNESCO, 2023).

Perlu disadari bahwa ruang digital kini bukan hanya alat belajar, tetapi arena pertempuran nilai. Jika tidak berhati-hati, anak-anak kita akan tumbuh di bawah bayang-bayang algoritma yang tak peduli moralitas. PP Tunas menjadi pendukung awal sebagai regulasi tertulis, tetapi harus ada eksekusi konkret, dengan gerakan literasi digital massif dan keberanian orang tua untuk hadir dalam kehidupan daring anak. Gerakan literasi digital melalui penguatan peran sekolah, keluarga, masyarakat, dan media menciptakan dunia digital yang layak untuk masa depan anak-anak kita bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Menteri Arifah: PP Tunas...
Menteri Arifah: PP Tunas Lindungi Anak dari Ancaman Ruang Digital
KLB Campak Meningkat,...
KLB Campak Meningkat, Vita DPR: Negara Tak Boleh Abai Lindungi Anak
Pemerintah Batasi TikTok...
Pemerintah Batasi TikTok hingga Roblox untuk Anak-anak, Orang Tua: Kita Dukung!
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Rekomendasi
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved