Konferensi Parlemen OKI Dimulai, Bahas Kejahatan Israel hingga Perdamaian India-Pakistan
Selasa, 13 Mei 2025 - 14:02 WIB
loading...
Konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19 atau Persatuan Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mulai digelar hari ini. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19 atau Persatuan Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mulai digelar hari ini. Sejumlah isu strategis mulai dari tuntutan pertanggungjawaban Israel hingga perdamaian India-Pakistan bakal dibahas.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Mardani Ali Sera mengatakan, di hari pertama ini sejumlah wakil negara parlemen OKI menetapkan agenda bertema “Tata Kelola yang Baik dan Kelembagaan yang Kuat sebagai Pilar Ketahanan atau Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience” melalui rapat standing committee.
"Momentum ini menandai peran strategis Indonesia sebagai pusat diplomasi parlemen dunia Islam, dan menegaskan komitmen DPR RI dalam memperkuat nilai-nilai tata kelola yang baik dan kelembagaan yang kuat sebagai fondasi utama ketahanan global," ujar Mardani, Selasa (13/5/2025).
Baca juga: Status Tuan Rumah Konferensi PUIC ke-19 Perkuat Peran Indonesia dalam Forum Antarnegara Muslim
Selain itu, rapat standing committee PUIC ke-19 hari ini juga membahas soal penguatan peran Parlemen melalui transparansi dan akuntabilitas. Sidang PUIC menjadi panggung penting bagi negara-negara anggota PUIC untuk menyatukan pandangan dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi tantangan dunia modern.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Mardani Ali Sera mengatakan, di hari pertama ini sejumlah wakil negara parlemen OKI menetapkan agenda bertema “Tata Kelola yang Baik dan Kelembagaan yang Kuat sebagai Pilar Ketahanan atau Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience” melalui rapat standing committee.
"Momentum ini menandai peran strategis Indonesia sebagai pusat diplomasi parlemen dunia Islam, dan menegaskan komitmen DPR RI dalam memperkuat nilai-nilai tata kelola yang baik dan kelembagaan yang kuat sebagai fondasi utama ketahanan global," ujar Mardani, Selasa (13/5/2025).
Baca juga: Status Tuan Rumah Konferensi PUIC ke-19 Perkuat Peran Indonesia dalam Forum Antarnegara Muslim
Selain itu, rapat standing committee PUIC ke-19 hari ini juga membahas soal penguatan peran Parlemen melalui transparansi dan akuntabilitas. Sidang PUIC menjadi panggung penting bagi negara-negara anggota PUIC untuk menyatukan pandangan dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi tantangan dunia modern.
Lihat Juga :