Gelar Pertemuan KTM di Turki, Indonesia dan Negara OKI Kecam Serangan Israel ke Iran

Rabu, 18 Juni 2025 - 14:28 WIB
loading...
Gelar Pertemuan KTM...
Pemerintah Indonesia bersama negara OKI mengecam bersama serangan yang dilakukan Israel ke Iran. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia bersama negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam bersama serangan yang dilakukan Israel ke Iran. Total ada 23 negara yang mengeluarkan statemen untuk mengecam serangan ini.

"Mungkin teman-teman bisa cek nanti ya, ada sekitar 23 negara yang baru saja mengeluarkan statemen bersama untuk mengecam serangan ini," ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rolliansyah Soemirat, Rabu (18/6/2025).

Joint statement atau pernyataan bersama dari kecaman itu nantinya akan diteruskan menjadi sebuah dokumen. Rolliansyah menyebut hal itu akan dibahas dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada 21-22 Juni 2025.

Baca juga: Respons Perang Iran-Israel, Sugiono: Menlu Negara-negara OKI Akan Berkumpul di Turki

"Terkait KTM ini sekalian saya bisa sampaikan Bapak Menteri Luar Negeri juga saat ini sudah dijadwalkan akan menghadiri KTM, Konferensi Tingkat Menteri ke-51 OKI tanggal 21-22 Juni tersebut," ujar dia.

Rolliansyah menjelaskan sedianya KTM negara OKI ini sudah terjadwal lama. Namun, atas perkembangan situasi di Iran maka menurutnya akan ada agenda khusus membahas hal tersebut.

"KTM ini mungkin juga akan diubah formatnya atau akan ada penambahan sebuah mata agenda khusus Extraordinary Session atau Extraordinary Agenda Item terkait dengan situasi di Iran tersebut," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Presiden Prabowo Tiba...
Presiden Prabowo Tiba di Istana Elysee Prancis
Kemlu Ungkap Kondisi...
Kemlu Ungkap Kondisi 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved