Menag Nasaruddin Minta Program Pendidikan Dilandasi Nilai-nilai Cinta
Minggu, 11 Mei 2025 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno menyampaikan, implementasi konsep ekoteologi dan kurikulum cinta akan difokuskan melalui program Green Madrasah dan Green Campus. Selain itu, riset di lingkungan pendidikan Islam juga akan diarahkan untuk menghasilkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan, termasuk isu lingkungan.
"Kita akan dorong riset-riset berdampak yang mendukung seluruh layanan Kemenag, termasuk penguatan madrasah adiwiyata dan penerjemahan ekoteologi dalam sistem pendidikan," kata Suyitno.
Dalam sesi presentasi, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron menambahkan bahwa program standarisasi sarana-prasarana dan Green Campus menjadi salah satu prioritas yang beririsan langsung dengan ekoteologi. Program ini juga didukung oleh skema pembiayaan SBSN dan PHLN.
Rakor ini juga menghadirkan cendekiawan muslim Indonesia Haidar Bagir, sebagai mitra kolaboratif dalam membangun pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi. Hadir pula sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama, di antaranya Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, Sesditjen Pendis Arskal Salim GP, serta para direktur di lingkungan Ditjen Pendis. Rektor dari seluruh PTKI di Indonesia turut mengikuti acara ini secara daring.
"Kita akan dorong riset-riset berdampak yang mendukung seluruh layanan Kemenag, termasuk penguatan madrasah adiwiyata dan penerjemahan ekoteologi dalam sistem pendidikan," kata Suyitno.
Dalam sesi presentasi, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron menambahkan bahwa program standarisasi sarana-prasarana dan Green Campus menjadi salah satu prioritas yang beririsan langsung dengan ekoteologi. Program ini juga didukung oleh skema pembiayaan SBSN dan PHLN.
Rakor ini juga menghadirkan cendekiawan muslim Indonesia Haidar Bagir, sebagai mitra kolaboratif dalam membangun pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi. Hadir pula sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama, di antaranya Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, Sesditjen Pendis Arskal Salim GP, serta para direktur di lingkungan Ditjen Pendis. Rektor dari seluruh PTKI di Indonesia turut mengikuti acara ini secara daring.
(rca)
Lihat Juga :