Menag Nasaruddin Minta Program Pendidikan Dilandasi Nilai-nilai Cinta

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:23 WIB
loading...
Menag Nasaruddin Minta...
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan pentingnya pengembangan program pendidikan yang dilandasi nilai-nilai cinta dan ekoteologi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan pentingnya pengembangan program pendidikan yang dilandasi nilai-nilai cinta dan ekoteologi. Menurutnya, cinta adalah kekuatan utama dalam membentuk kualitas kemanusiaan yang lebih tinggi.

"Kita ingin menghadirkan ontologi yang berbeda dari teologi maskulin konvensional. Kita butuh teologi yang menyentuh dimensi terdalam kemanusiaan," kata Nasaruddin Umar dalam Rapat Koordinasi Program Prioritas (Rakor Protas) di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang pemaparan program unggulan dari masing-masing direktur di lingkungan Ditjen Pendidikan Islam, dalam rangka mendukung keberhasilan program prioritas Kemenag. Ia menambahkan, selama ini pendekatan teologi yang berkembang cenderung mengabaikan relasi manusia dengan alam.

Baca juga: BPMI MoU Program Peduli Thalasemia Dalam Penguatan Halal dan Kesehatan

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk memanusiakan sesama manusia, alam semesta, hewan, dan seluruh ciptaan Tuhan sebagai bagian dari pengamalan cinta universal. "Kalimat memanusiakan alam semesta mungkin terdengar aneh, tetapi jika kita kembali ke kitab-kitab suci, makna cinta itu tidak hanya ditujukan kepada manusia, tetapi juga kepada alam," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno menyampaikan, implementasi konsep ekoteologi dan kurikulum cinta akan difokuskan melalui program Green Madrasah dan Green Campus. Selain itu, riset di lingkungan pendidikan Islam juga akan diarahkan untuk menghasilkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan, termasuk isu lingkungan.

"Kita akan dorong riset-riset berdampak yang mendukung seluruh layanan Kemenag, termasuk penguatan madrasah adiwiyata dan penerjemahan ekoteologi dalam sistem pendidikan," kata Suyitno.

Dalam sesi presentasi, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron menambahkan bahwa program standarisasi sarana-prasarana dan Green Campus menjadi salah satu prioritas yang beririsan langsung dengan ekoteologi. Program ini juga didukung oleh skema pembiayaan SBSN dan PHLN.

Rakor ini juga menghadirkan cendekiawan muslim Indonesia Haidar Bagir, sebagai mitra kolaboratif dalam membangun pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi. Hadir pula sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama, di antaranya Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, Sesditjen Pendis Arskal Salim GP, serta para direktur di lingkungan Ditjen Pendis. Rektor dari seluruh PTKI di Indonesia turut mengikuti acara ini secara daring.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
Kemenag Gandeng 84 Lembaga...
Kemenag Gandeng 84 Lembaga Zakat Perkuat Program KUA PEU
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15—16 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
Rekomendasi
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Berita Terkini
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved