Pendidikan Indonesia, ke Mana?

Senin, 05 Mei 2025 - 15:19 WIB
loading...
Pendidikan Indonesia,...
Candra Fajri Ananda, Staf Khusus Menteri Keuangan RI. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
Candra Fajri Ananda
Staf Khusus Menteri Keuangan RI

PENDIDIKAN merupakan fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa. Di Indonesia, pendidikan tidak hanya menjadi instrumen untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, tetapi juga menjadi pilar strategis dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Di tengah perubahan global yang pesat, sistem pendidikan nasional dituntut untuk adaptif, responsif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Meski demikian, berbagai indikator menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam memperbaiki kualitas dan efektivitas sistem pendidikannya.

Saat ini, pendidikan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam aspek kualitas pembelajaran. Berdasarkan hasil PISA 2022, skor siswa Indonesia untuk literasi membaca (371), matematika (366), dan sains (383) masih berada di bawah rata-rata global meskipun peringkatnya naik beberapa posisi dibanding tahun 2018.

Angka tersebut mengindikasikan bahwa kendati ada kemajuan peringkat, kualitas pembelajaran belum menunjukkan peningkatan signifikan yang mampu bersaing di level internasional. Di samping itu, salah satu ironi lain yang mencuat adalah meningkatnya kontribusi lulusan perguruan tinggi dalam angka pengangguran.

Data BPS tahun 2023 mencatat sekitar 11,8% dari total pengangguran berasal dari kalangan sarjana atau diploma, yang berarti hampir 1 juta lulusan perguruan tinggi tidak terserap dunia kerja. Hal ini menunjukkan adanya mismatch antara output pendidikan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja, yang menuntut pembaruan kurikulum dan peningkatan keterampilan vokasional.

Begitu juga dalam sisi inovasi, Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Meski peringkat daya saing Indonesia membaik ke posisi ke-27 dunia pada 2024, kontribusi inovasi domestik masih tergolong lemah.

Kolaborasi riset antara universitas dan sektor industri dinilai belum optimal, sehingga penciptaan nilai tambah dari sektor pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan teknologi masih sangat terbatas. Tantangan produktivitas juga turut membayangi dunia pendidikan.

Produktivitas tenaga kerja Indonesia pada 2024 hanya mencapai USD15.120 per pekerja, lebih rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Rendahnya Total Factor Productivity (TFP) memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya didorong oleh efisiensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, melainkan lebih banyak bergantung pada faktor input semata.

Pada sisi anggaran – sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 – pemerintah berupaya menjaga komitmennya untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas pembangunan nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui alokasi anggaran pendidikan sebesar minimal 20% dari APBN setiap tahunnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Di Hadapan Ribuan Pengasuh...
Di Hadapan Ribuan Pengasuh Ponpes, KH Imam Jazuli Dorong Pesantren Lakukan Perubahan
Rekomendasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Berita Terkini
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved