Menelisik Akar Sejarah Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 30 April 2025 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Bagi Hatta, keberadaan koperasi dapat mengangkat kekuatan ekonomi masyarakat kecil sehingga lambat laun mereka mampu untuk bersaing dengan para pelaku ekonomi nasional dan bahkan internasional. Harapannya koperasi Indonesia bisa mengalami perkembangan sebagaimana koperasi di Jerman, Swedia dan Denmark.

Lebih lanjut, sebagaimana anjuran Margono, Hatta juga menekankan bahwa keberhasilan koperasi rakyat kecil juga ditentukan oleh usaha-usaha pemerintah pusat yang mengurusi makro ekonomi yang tertuang di ayat kedua dan ketiga UUD 1945 Pasal 33.

Pemerintah perlu untuk memfasilitasi pertumbuhan koperasi melalui pembangunan infrastruktur umum pendukung, seperti jalan, listrik dan produksi umum lainnya melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hatta menafsiri UUD 1945 pasal 33 sebagai suatu mandat untuk melakukan gerakan ekonomi dua arah: semangat berkarya dari masayarakat (bottom-up) dan juga dukungan support penuh dari pemerintah pusat (top-down).

Peran aktif dan positif dua variable ini akan sampai pada system demokrasi ekonomi yang diimpikan.
Tapi perlu dicatat, Hatta sangat ketat terkait definisi dan cara kerja koperasi. Hal ini bisa kita lihat dari isi pidatonya dalam rapat besar tokoh-tokoh koperasi seluruh Indonesia di lembang pada 1958.

Dia mencoba untuk membandingkan definisi koperasi di belahan dunia dan mengambil konsep yang dirasa sesui dangan kebutuhan masyarakat Indonesia. Selain itu Hatta juga mewanti-wanti agar definisi dan praktik koperasi sesuai dengan semangat awalnya Hatta juga menekankan kewajiban pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat sehingga mereka memahami nilai-nilai koperasi dan menjadi masyarakat yang kooperatif.

Menuju Demokrasi Ekonomi


Sketsa perjalan sejarah koperasi di atas menggambarkan pada kita bahwa Kopdes Merah Putih bukanlah suatu hal yang baru. Hanya saja projek ambisius ini berusaha menegaskan kembali bahwa ekonomi Indonesia sejak asalnya bukan lah market-driven economy, kapitalisme, tetapi state-led economy.

Hal ini ditegaskan oleh Presiden Prabowo pada pidatonya di Bappenas “Harus kita berpegang teguh, ekonomi kita adalah ekonomi Pancasila. Ekonomi yang berasas kekeluargaan bahwa kita masih teguh masih berpegang bahwa pembangunan harus direncanakan”.

Meskipun secara kasat mata pendirian kopdes merah putih ini sesuai dengan mandat para pendiri bangsa. Para pemangku kebijakan perlu berhati-hati dan seksama untuk membuat aturan teknisnya demi meminimalisir adegium lama “the devil is in the details”.

Terlebih konteks hari ini, definisi koperasi masih sangat luas dan memungkin banyak masyarakat masih belum familiar lagi dengannya. Bahkan para akademisi dan praktisi desa masih kebingungan untuk mendefinisikannya. Sehingga tidak sedikit dari mereka melihat potensi terjadinya tumpang tindih fungsi lembaga antara Kopdes Merah Putih dan BUMDes.

Sebagai bahan untuk pertimbangan pemerintah mungkin tepat untuk mengutip pidato Bung Hatta di Lembang “Koperasi di mulai dari bawah, anggotanya harus benar-benar menjadi anggota koperasi. Saya tahu itu kebanyakan sukar mencapainya, sebab kecerdasan dari anggota-anggotanya masih kurang. Jadi harus dididik. Perlu diadakan masa Pendidikan bagi mereka itu. lambat laun mereka menjadi anggota koperasi yang sama-sama bertanggung jawab”.

Kritik dan keraguan para akademisi dan praktisi desa mungkin akan terjawab jika pemerintah berkomitmen untuk belajar dari masukan-masukan Margono dan Hatta. Sehingga tidak lagi keraguan munculnya tumpang tindih aturan dan mereduksi hak recognisi desa.

Dari sini kita melihat bagaimana Kopdes Merah Putih yang digagas oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki akar ideologis kuat, khususnya gagasan ekonom nasionalis Margono dan Hatta, untuk mencapai tujuan pendiri bangsa demokrasi ekonomi.

Apakah secara praksis Kopdes merah Putih merepresentasikan gagasan Margono dan Hatta? Mari kita tunggu bersama.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Rekomendasi
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Berita Terkini
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved