Infrastruktur dan Pembiayaan

Senin, 28 April 2025 - 06:07 WIB
loading...
A A A
Ketimpangan ini berpotensi memperlebar jurang ketidakmerataan pembangunan dan memperburuk kerentanan sosial. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan yang adaptif dan inovatif untuk mengantisipasi dampak ganda tersebut.

Urgensi Pembiayaan Alternatif

Pembangunan infrastruktur secara umum tetap menjadi kebutuhan utama yang harus terus dijalankan, bahkan di tengah keterbatasan fiskal dan ketidakpastian global. Agar program pembangunan tidak terhenti, dibutuhkan strategi pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah harus mampu mengombinasikan berbagai sumber pendanaan, seperti skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), optimalisasi penggunaan aset daerah, serta penguatan kolaborasi dengan sektor swasta.

Infrastruktur yang terbangun dengan baik akan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain itu, penting bagi pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bagian dari memperkuat kemandirian fiskal. Berdasarkan amanat Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD), kemampuan mengelola pendapatan dari pajak daerah menjadi semakin krusial.

Di tengah ketidakpastian situasi global, ketergantungan terhadap transfer pusat saja tidak cukup. Sebab itu, pemda perlu cerdas dalam meningkatkan local tax income power, tidak hanya dengan memperluas basis pajak, tetapi juga dengan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang sehat agar sumber pajak dapat berkembang secara alami.

Strategi meningkatkan pendapatan daerah juga harus dijalankan dengan memperhatikan keseimbangan antara pungutan dan pemberian insentif.

Pemda sebaiknya tidak hanya fokus pada penarikan pajak semata, tetapi juga aktif memberikan insentif bagi sektor-sektor usaha strategis untuk menjaga kelangsungan bisnis, mempertahankan tenaga kerja, dan menghindari terjadinya PHK massal.

Insentif fiskal dapat berupa pengurangan pajak, kemudahan perizinan, atau dukungan terhadap investasi di sektor riil yang padat karya. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah tidak hanya mengamankan sumber pendapatan jangka panjang, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas sosial dan ekonomi.

Pada tingkat desa, semangat kebersamaan menjadi kunci untuk menggerakkan perekonomian lokal. Pengembangan usaha-usaha berbasis komunitas seperti koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan kelompok usaha kecil harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun daerah dari bawah.

Pembangunan solidaritas ekonomi di tingkat desa adalah jalan bagi masyarakat untuk dapat menciptakan lapangan kerja sendiri, meningkatkan pendapatan, dan memperkokoh ketahanan sosial. Strategi ini tidak hanya relevan untuk mempercepat pembangunan desa, tetapi juga menjadi bagian integral dalam memperkuat ekonomi nasional secara keseluruhan.

Menuju Daerah yang Tangguh, Inklusif, dan Berkelanjutan


Daerah memiliki peluang besar untuk mengimplementasikan program-program pembangunan yang efektif dengan melakukan reformasi pada pola pengelolaan kegiatan. Salah satu langkah penting adalah mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial dan memangkas birokrasi yang berbelit, karena kedua hal tersebut hanya akan menambah beban belanja daerah tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerintah daerah perlu diarahkan untuk menyesuaikan ukuran organisasi pemerintahan (government size) menjadi lebih proporsional, misalnya dengan mempertimbangkan rasio jumlah pegawai terhadap jumlah penduduk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Power Asymmetry: Ancaman...
Power Asymmetry: Ancaman Tersembunyi bagi Iklim Investasi Nasional
Wamensos: Sekolah Rakyat...
Wamensos: Sekolah Rakyat Jembatan Emas Keluar dari Kemiskinan
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Rekomendasi
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved