Dua Pasien Positif Corona Masih Diisolasi di RSPI, Begini Kondisinya

Selasa, 03 Maret 2020 - 17:56 WIB
Dua Pasien Positif Corona...
Dua Pasien Positif Corona Masih Diisolasi di RSPI, Begini Kondisinya
A A A
JAKARTA - Kondisi dua pasien positif virus Corona yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta sudah membaik.

“Hari ini saya telepon Direktur RSPI Sulianti Saroso, kondisinya lebih bagus. Tanpa keluhan apa pun tapi tetap harus diisolasi karena kemarin positif,” tutur Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto di Kantor Kemenkes, Jakarta, Jakarta (3/3/2020).

Juru bicara pemerintah terkait informasi Corona ini mengaku melihat langsung dua pasien itu, kemarin. "Pasien pertama, wanita berusia 31 tahun, sedang memainkan telepon genggamnya. Tidak panas, batuk sesekali, dan tidak butuh selang oksigen,” katanya.

“Sementara untuk Pasien kedua, wanita usia 64 tahun, sedang duduk sambil membaca majalah. Enggak pakai selang oksigen, enggak diinfus, suhu tubuhnya 37,5, masih batuk sedikit tapi enggak sesak,” sambung Achmad. (Baca juga: Breaking News: Corona Masuk Indonesia, Dua Orang Positif Terinfeksi )

Achmad juga membantah jika dua orang yang dinyatakan positif tidak diberi tahu kalau mereka positif virus Corona.

Dia menegaskan tidak mungkin pasien tidak tahu karena sebelum masuk ruang isolasi sudah dijelaskan prosedurnya.

“Pasien tidak tahu bahwa positif? Ya tidak mungkin. Dia mau masuk ke ruang isolasi diberitahu anda akan diperiksa ini, kalau hasilnya positif anda masuk isolasi,” tutur Achmad. (Baca juga: Dua Orang Positif Corona Tinggal di Depok, Tertular di Jakarta )

Achmad menjelaskan harus ada persetujuan dari pihak pasien sebelum masuk ke ruang isolasi dengan menandatangi persetujuan dari pasien sebelum ada tindakan medis.

Dia menegaskan hal tersebut merupakan prosedur yang harus dijalankan oleh rumah sakit.

“Kalau setuju masuk ruang isolasi lalu mereka tandatangan, ada Informed Consent yang ditanda tangan. Saya juga mengecek direktur utamanya langsung dia ketawa, katanya masa prosesur rumah sakit berubah,” kata Achmad.
(dam)
Berita Terkait
Kementerian Kesehatan...
Kementerian Kesehatan Setujui Penerapan PSBB di Makassar
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Pakar Kesehatan: Penularan...
Pakar Kesehatan: Penularan COVID-19 Paling Tinggi di Kementerian
Kemenkes Optimistis...
Kemenkes Optimistis Kebutuhan Vaksin di Indonesia Bakal Terpenuhi
Kemenkes Ungkap Bahaya...
Kemenkes Ungkap Bahaya Penularan Antraks, Bisa Sebabkan Meningitis hingga Kematian
Kemenkes: Penerapan...
Kemenkes: Penerapan Protokol Kesehatan Daerah di Tangan Pemda
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Belasan Ikan Hiu di...
Belasan Ikan Hiu di Perairan Brasil Terbukti Positif Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved