Kejagung Sebut Penghubung Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Meninggal
Jum'at, 04 September 2020 - 10:20 WIB
loading...
Penyidik JAMPidsus Ali Mukartono menyebut orang ketiga yang menjadi penghubung antara tersangka Djoko Tjandra dengan tersangka Jaksa Pinangki Sirna Malasari dikabarkan meninggal. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Ali Mukartono menyebut orang ketiga yang menjadi penghubung antara tersangka Djoko Tjandra dengan tersangka Jaksa Pinangki Sirna Malasari dikabarkan meninggal.
"(Penghubung) ini baru saya selidiki, karena ada indikasi yang bersangkutan meninggal. Baru saya pastikan bener meninggal engga," kata Ali Mukartono di Gedung Bundar, Jumat (4/9/2020).
Dia menyebut terdapat satu orang yang menjadi penghubung antara Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki. Satu orang tersebut dia pastikan bukan dari orang dalam Kejaksaan Agung. "Satu orang yang jadi penghubung ini. Bukan (orang kejaksaan)," bebernya. (Baca juga: Bareskrim Polri Akan Serahkan Berkas Kasus Korupsi Red Notice Djoko Tjandra ke Kejaksaan )
Direktur Penyidikan JAM Pidsus Febri Ardiansyah mengatakan terus menelusuri adanya informasi meninggalnya orang ketiga yang menjadi penghubung tersebut. "Salah satunya ada yang melalui yang indikasi yng sudah meninggal tadi, makanya kita cek dulu," ujarnya.
Dia masih belum mengetahui nama dari orang yang seharusnya menjadi saksi kunci dalam kasus tersebut. Namun dia memastikan hal itu tidak akan menjadi kendala, nantinya dia akan mencari alat bukti lain. "Engga-engga (menyulitkan), kan ada alat bukti lain. Iya cari bukti lain," katanya.
"(Penghubung) ini baru saya selidiki, karena ada indikasi yang bersangkutan meninggal. Baru saya pastikan bener meninggal engga," kata Ali Mukartono di Gedung Bundar, Jumat (4/9/2020).
Dia menyebut terdapat satu orang yang menjadi penghubung antara Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki. Satu orang tersebut dia pastikan bukan dari orang dalam Kejaksaan Agung. "Satu orang yang jadi penghubung ini. Bukan (orang kejaksaan)," bebernya. (Baca juga: Bareskrim Polri Akan Serahkan Berkas Kasus Korupsi Red Notice Djoko Tjandra ke Kejaksaan )
Direktur Penyidikan JAM Pidsus Febri Ardiansyah mengatakan terus menelusuri adanya informasi meninggalnya orang ketiga yang menjadi penghubung tersebut. "Salah satunya ada yang melalui yang indikasi yng sudah meninggal tadi, makanya kita cek dulu," ujarnya.
Dia masih belum mengetahui nama dari orang yang seharusnya menjadi saksi kunci dalam kasus tersebut. Namun dia memastikan hal itu tidak akan menjadi kendala, nantinya dia akan mencari alat bukti lain. "Engga-engga (menyulitkan), kan ada alat bukti lain. Iya cari bukti lain," katanya.
Lihat Juga :