Program Pengelolaan Sampah, 10 Pesantren Kerja Sama dengan P3M dan CCEP Indonesia
Rabu, 05 Maret 2025 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability dari CCEP Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan tersebut berfokus pada edukasi pemilahan sampah dan daur ulang kemasan PET. "Kami ingin menciptakan ekosistem daur ulang yang melibatkan santri, pesantren, dan masyarakat sekitar, sekaligus mendukung target kami untuk mengumpulkan 100% kemasan pada tahun 2030," kata Karina.
Karina juga menggarisbawahi bahwa masalah lingkungan seperti sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya beban perusahaan atau pemerintah. Pesantren, menurutnya, memiliki peran penting sebagai pemimpin dan role model dalam penanggulangan masalah lingkungan di masyarakat.
Program ini, yang diberi nama GELAR BUMI (Gerakan Santri Lestarikan Bumi), menjangkau sepuluh pesantren, yaitu Pesantren Nur El Falah (Serang), Pesantren Buntet (Cirebon), Pesantren Al Muhajirin (Purwakarta), Pesantren Al Ittihad Poncol Semarang, Pesantren Al Anwar 2 (Sarang Rembang), Pesantren API Tegalrejo (Magelang), Pesantren Al Miftah Mlangi (Yogyakarta), Pesantren Lirboyo (Kediri), Pesantren Al Muhajirin III (Tambak Beras, Jombang), dan Pesantren Al Fattah Siman (Lamongan). Melalui program ini, pesantren-pesantren tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Dengan langkah ini, P3M dan CCEP Indonesia berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta menginspirasi komunitas pesantren dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian bumi.
Karina juga menggarisbawahi bahwa masalah lingkungan seperti sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya beban perusahaan atau pemerintah. Pesantren, menurutnya, memiliki peran penting sebagai pemimpin dan role model dalam penanggulangan masalah lingkungan di masyarakat.
Program ini, yang diberi nama GELAR BUMI (Gerakan Santri Lestarikan Bumi), menjangkau sepuluh pesantren, yaitu Pesantren Nur El Falah (Serang), Pesantren Buntet (Cirebon), Pesantren Al Muhajirin (Purwakarta), Pesantren Al Ittihad Poncol Semarang, Pesantren Al Anwar 2 (Sarang Rembang), Pesantren API Tegalrejo (Magelang), Pesantren Al Miftah Mlangi (Yogyakarta), Pesantren Lirboyo (Kediri), Pesantren Al Muhajirin III (Tambak Beras, Jombang), dan Pesantren Al Fattah Siman (Lamongan). Melalui program ini, pesantren-pesantren tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Dengan langkah ini, P3M dan CCEP Indonesia berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta menginspirasi komunitas pesantren dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian bumi.
(abd)
Lihat Juga :