Program Pengelolaan Sampah, 10 Pesantren Kerja Sama dengan P3M dan CCEP Indonesia

Rabu, 05 Maret 2025 - 11:16 WIB
loading...
Program Pengelolaan...
Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) meluncurkan Program Pengelolaan Sampah di Pesantren sebagai langkah konkret untuk mengatasi masalah lingkungan. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) meluncurkan Program Pengelolaan Sampah di Pesantren sebagai langkah konkret untuk mengatasi masalah lingkungan. Pada tahap pertama, program ini berhasil menjangkau sepuluh pesantren yang tersebar di lima provinsi di Pulau Jawa. Program ini melibatkan berbagai pelatihan dan pemberian sarana yang mendukung upaya pengelolaan sampah di pesantren -pesantren tersebut.

Menurut Direktur P3M, KH Sarmidi Husna, program ini merupakan bagian dari semangat perjuangan yang dimiliki para kiai dalam memperjuangkan kebaikan. "Dulu melawan penjajah, sekarang kita berjuang mengatasi masalah lingkungan," kata Kiai Sarmidi Husna dalam keterangannya, Rabu (5/3/2025).

Kiai Sarmidi menekankan pentingnya melibatkan pesantren dalam mengatasi persoalan lingkungan sebagai bagian dari jihad dalam Islam. Jihad, menurutnya, tidak hanya terbatas pada perang, tetapi juga mencakup upaya-upaya untuk menghilangkan bahaya atau kerusakan, seperti pencemaran lingkungan.



Pada Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Cipasung 1994, NU telah memutuskan bahwa mencemari lingkungan adalah haram, baik itu pencemaran udara, air, atau tanah. Oleh karena itu, pelaku pencemaran harus bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan. Dalam konteks ini, P3M berkomitmen untuk membawa perubahan melalui program pengelolaan sampah yang melibatkan pesantren sebagai agen perubahan.

Dalam program ini, terbentuklah tim Pengelola Sampah yang terdiri dari 75 orang yang telah dilatih untuk memiliki pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam manajemen pengelolaan sampah. Selain itu, sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan juga mulai diterapkan di pesantren-pesantren tersebut. Infrastruktur pendukung seperti rumah sampah, rumah kompos, dan tempat sampah terpilah juga telah disediakan untuk mendukung program ini.

P3M juga melaksanakan berbagai kegiatan terkait pengelolaan sampah, di antaranya workshop, forum grup diskusi (FGD), mindstreaming, serta penyerahan bantuan alat angkut sampah dan tablet untuk membantu pengelolaan sampah. Kegiatan ini melibatkan sekitar 1400 orang yang terdiri dari santri, pengelola pesantren, dan masyarakat sekitar.

Di sisi lain, Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability dari CCEP Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan tersebut berfokus pada edukasi pemilahan sampah dan daur ulang kemasan PET. "Kami ingin menciptakan ekosistem daur ulang yang melibatkan santri, pesantren, dan masyarakat sekitar, sekaligus mendukung target kami untuk mengumpulkan 100% kemasan pada tahun 2030," kata Karina.

Karina juga menggarisbawahi bahwa masalah lingkungan seperti sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya beban perusahaan atau pemerintah. Pesantren, menurutnya, memiliki peran penting sebagai pemimpin dan role model dalam penanggulangan masalah lingkungan di masyarakat.

Program ini, yang diberi nama GELAR BUMI (Gerakan Santri Lestarikan Bumi), menjangkau sepuluh pesantren, yaitu Pesantren Nur El Falah (Serang), Pesantren Buntet (Cirebon), Pesantren Al Muhajirin (Purwakarta), Pesantren Al Ittihad Poncol Semarang, Pesantren Al Anwar 2 (Sarang Rembang), Pesantren API Tegalrejo (Magelang), Pesantren Al Miftah Mlangi (Yogyakarta), Pesantren Lirboyo (Kediri), Pesantren Al Muhajirin III (Tambak Beras, Jombang), dan Pesantren Al Fattah Siman (Lamongan). Melalui program ini, pesantren-pesantren tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Dengan langkah ini, P3M dan CCEP Indonesia berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta menginspirasi komunitas pesantren dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian bumi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Rekomendasi
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved