alexametrics

Soal Insiden Pernyataan Agama Musuh Pancasila, Kepala BPIP Akan Kurangi Bicara

loading...
Soal Insiden Pernyataan Agama Musuh Pancasila, Kepala BPIP Akan Kurangi Bicara
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi menerima saran dan masukan dari sejumlah Anggota Komisi II DPR terkait pernyatannya bahwa agama musuh Pancasila. Foto/Antara
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi menerima saran dan masukan dari sejumlah Anggota Komisi II DPR terkait pernyatannya bahwa agama musuh Pancasila yang dikutip sepotong saja oleh salah satu media daring dan menjadi viral.

Karena itu, untuk ke depannya dirinya akan fokus bekerja dan mengurangi berbicara di depan publik. Serta menunjuk juru bicara (jubir) dan membentuk tim humas BPIP untuk mengurangi kesalahan pernyataan di media. (Baca juga: Di Hadapan DPR, Yudian Jelaskan Soal Pernyataan Agama Musuh Pancasila)

“Nah sekali lagi saya ucapkan terima kasih bapak-bapak, selanjutnya saya ucapkan terima kasih atas saran-saran. Jadi, saya sebagai Kepala BPIP harus membuka telinga saya mengambil mana yang baik termasuk saran bapak ibu. Misalnya fokus kerja jangan banyak omong terus, ada jubir misalnya,” ujar Yudian Wahyudi dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi II DPR, Jakarta, Selasa (18/2/2020) malam.



Yudian menyampaikan terima kasih karena sudah diingatkan di awal oleh Komisi II DPR. Sebagai pejabat BPIP yang baru dilantik, ia akan menjalankan saran-saran tersebut dengan baik. Dirinya juga akan membentuk tim humas untuk menyaring pernyataan pers kepada media.

“Saya akan membentuk humas saya mulai menahan diri kalau ada press release akan diedit dulu oleh tim. Untuk yang lain-lain program kerja monggo,” katanya.

Selain itu, Yudian juga berjanji bahwa dirinya tidak akan lagi membuat pernyataan yang kontroversial di publik atas nama BPIP ataupun dirinya pribadi. Bahkan, ia akan menguji disertasinya di ruang yang terbatas.

“Jadi tidak akan ada lagi nanti kontroversi saya sebagai pribadi, yang itu atas nama BPIP. Mungkin kalau saya nguji disertasi itu terbatas di ruang, insya Allah seprti itu. Makasih pak,” tutupnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak