Ganti Pemerintah Usulkan RUU BPIP, Pengamat: Ada Upaya Manipulasi

Jum'at, 17 Juli 2020 - 08:00 WIB
loading...
Ganti Pemerintah Usulkan...
Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Setelah meminta DPR menunda pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ), pemerintah kini mengusulkan RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) . Jika RUU HIP ini disebut inisiatif DPR, maka pemerintah menawarkan RUU BPIP, lengkap dengan Surat Presiden (Surpres).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opionion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, usulan pemerintah itu tak ada bedanya dengan RUU HIP menjadi polemik sebelumnya.

"Ini hanya soal narasi, dan ada upaya untuk memanipulasi kenyataan bahwa inti RUU tetap sama, soal Pancasila. Lebih buruk lagi jika ternyata ada upaya mengaburkan ajaran Pancasila yang selama ini mapan," ujar Dedi saat dihubungi Sindonews, Jumat (17/7/2020).

(Baca: Mahfud MD: TAP MPRS XXV/1966 Jadi Pijakan RUU BPIP)

Menurut Dedi, ideologi Pancasila seharusnya tidak perlu diperdebatkan, termasuk menyusun ulang tafsirnya dalam UU. Kehidupan bernegara jauh lebih perlu UU teknis, yang mengatur agar negara bertanggungjawab atas hidup dan hajat rakyat banyak.

Apa saja? Melindungi rakyat sendiri dari kompetisi global, agar kesejahteraan dan jaminan hidup layak diperoleh oleh seluruh rakyat Indonesia. Sementara ideologi hanya soal wacana. Dedi berpendapat, seribu UU yang bicara soal Pancasila tidak akan membuat negara ini maju selama ketimpangan perlakuan negara pada rakyatnya terus mengemuka.

"Lihat saja, untuk mengatasi pandemi saja pemerintah seolah kebingungan, kenapa tidak lantas membuat UU agar menjadi pedoman bagi negara dalam melindungi rakyat, dari berbagai sisi, ekonomi, sosial dan politiknya," pungkas dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
GKSR Bakal Buka Komunikasi...
GKSR Bakal Buka Komunikasi ke Pimpinan DPR dan Pemerintah soal RUU Pemilu
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
DPR: Penambahan Layer...
DPR: Penambahan Layer Baru Cukai Rokok Buka Celah Penyalahgunaan dan Moral Hazard
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rupiah Ambruk, Dolar...
Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp17.300, Ini Respons Pemerintah
Rekomendasi
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Berita Terkini
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved