Pantau Aroma Radikalisme PNS, Menpanrb Luncurkan ASN No Radikal

Rabu, 02 September 2020 - 15:41 WIB
loading...
Pantau Aroma Radikalisme...
Menpanrb Tjahjo Kumolo bersama sejumlah ASN. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb) Tjahjo Kumolo meluncurkan aplikasi ASN No Radikal. Dalam peluncuran tersebut hadir Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Aplikasi ini dapat diakses di www.asnoradikal.menpan.go.id.

“Saya kira dalam rangka memudahkan mekanisme penanganan, pengaduan ASN yang diduga terpapar radikalisme dan terorisme ini sudah hadir aplikasi ASN ini,” kata Tjahjo saat peluncuran secara virtual, Rabu (2/9/2020).

(Baca: Tjahjo Kumolo Minta ASN Edukasi Masyarakat agar Gunakan Masker)

Dia mengatakan aplikasi ini merupakan terobosan inovasi berbasis IT yang diharapkan semakin mempercepat penanganan ASN radikal. Di mana aplikasi ini akan terkoneksi dengan pemerintah daerah, BNPT, Kemenag, BKN, KASN, Kominfo, Badan Siber hingga Badan Intelejen.

“Dan ini diharapkan akan memudahkan untuk mengontrol dan memonitor sehingga masalah radikalisme akan bisa cepat selesai,” ujarnya.

(Baca: Antisipasi Ideologi Berbahaya, BNPT Dialog dengan Tokoh Agama)

Tjahjo menyebut untuk penanganan radikalisme pihaknya sudah melakukan MoU dengan 11 kementerian/lembaga. Namun masih dinilai kurang efektif.

“Sekarang ini kita ingin coba dengan aplikasi ini. Sehingga teman-teman kepala daerah, para sekda, BKD untuk proses eselon II juga hati-hati,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Rekomendasi
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Berita Terkini
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved