Komisi VI DPR Optimistis Panja Bakal Tuntaskan Persoalan Jiwasraya

Kamis, 30 Januari 2020 - 09:42 WIB
Komisi VI DPR Optimistis...
Komisi VI DPR Optimistis Panja Bakal Tuntaskan Persoalan Jiwasraya
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR optimistis pembentukan panitia kerja (Panja) Kasus PT Jiwasraya (Persero) secara administratif akan lebih cepat bekerja dan menghasilkan solusi penyelesaian kasus di perusahaan pelat merah tersebut. Sebaliknya, jika dibentuk panitia khusus (Pansus) akan memakan waktu lama dan bakal merugikan nasabah.

Ketua Komisi VI DPR, Faisol Riza mengatakan Panja akan segera bekerja demi penyelesaian tuntas kasus korporasi tersebut. Langkah tersebut sekaligus menepis keinginan PKS yang masih ngotot untuk pembentukan panitia khusus (Pansus) Kasus Jiwasraya. Sebab setiap fraksi di DPR telah sepakat dan telah terlibat dalam pembentukan panja. (Baca juga: PKS dan Demokrat Usul Bentuk Pansus Jiwasraya, Gerindra Wait and See )

"Saya ingin menekankan, proses yang sekarang berjalan (Panja) memberikan gambaran penyelesaian yang tuntas," ujar Faisol kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Politikus PKB ini menjelaskan bahwa penyelesaian kasus Jiwasraya harus diletakkan pada semangat untuk menegakkan hukum, sekaligus menyelamatkan masa depan korporasi. Menurutnya, penyelesaian kasus ini via Pansus malah akan merugikan penanganan kasus hukum. Sebab akan melebar dari substansi kasus yang melibatkan sejumlah pihak yang kini sedang diselidiki Kejaksaan Agung.

Politisasi juga akan membahayakan bagi masa depan BUMN yang dinilai harus tetap profesional. Manuver politik dinilai akan sangat berbahaya dan merugikan bagi korporasi.

Faisol menegaskan seluruh fraksi di DPR telah sepakat dan akan terlibat dalam mengawal kasus ini lewat Panja Jiwasraya. Termasuk PKS yang mengirimkan pula wakilnya di Panja.

"Semua sudah berjalan dan Fraksi PKS sudah menjadi bagian dari Panja. Semua fraksi terlibat dalam Panja dan berkontribusi penuh. Bahkan skema penyelesaian sudah dibicarakan bersama-sama dengan pemerintah," kata Faisol. (Baca juga: PKS Nilai Skandal Jiwasraya Tak Cukup Diserahkan ke Panja )

Dia menambahkan seluruh tahapan hukum di Kejagung maupun di forum DPR telah berjalan secara konstruktif. Ini termasuk dengan kerja sama wakil rakyat dan kementerian BUMN yang dinilai sangat proaktif dalam menuntaskan kasus Jiwasraya.

"Semua konstruktif. Tunggu saja semua berjalan, termasuk penyelesaian secara hukum," kata Faisol.
(kri)
Berita Terkait
DPR Dorong Penyelesaian...
DPR Dorong Penyelesaian Blokir Rekening Nasabah WanaArtha
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Rapat Perlindungan WNI,...
Rapat Perlindungan WNI, Komisi I DPR Sorot Kasus Djoko Tjandra
Banyak Kasus Mangkrak,...
Banyak Kasus Mangkrak, Anggaran Jumbo Penyidikan Polri Dipertanyakan
Berita Terkini
Usai Ramai Amplop dari...
Usai Ramai Amplop dari Bupati Kuansing, Menhut Lapor Penolakan Gratifikasi ke KPK
Oleh Soleh Dukung Perpres...
Oleh Soleh Dukung Perpres 111/2025: LGBTQ Sudah Jadi Ancaman Nonmiliter
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved