Aturan Baru Arab Saudi Soal Ibadah Haji 2025, Menag: Kuota Pendamping Dikurangi 50%
Selasa, 17 Desember 2024 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi saya datang khusus kemarin ketemu dengan Menteri Haji, mohon ditunjau kembali, karena daftar tunggu kami 48 tahun ya, berarti rata-rata nanti jemaah haji itu sudah tua-tua, maka butuh pendamping," kata Nasaruddin.
Di sisi lain, Nasaruddin menilai, keberadaan pendamping haji akan membantu pemerintah Saudi Arabia. "Karena kalau pemerintah Saudi Arabia yang harus mengurus semua itu kan tidak tahu bahasa Indonesia. Kemudian tenaganya juga terbatas," tutur Nasaruddin.
Baca juga: Panglima TNI Tunjuk 11 Kolonel Jadi Atase Pertahanan, Ini Nama-namanya
"Nah kalau pendampingnya dari Indonesia kan tahu Bahasa Indonesia dan tahu penyakitnya yang dibimbing dan sebagainya. Kita nanti akan berharap tambahan pendampingannya itu ada," tandasnya.
Di sisi lain, Nasaruddin menilai, keberadaan pendamping haji akan membantu pemerintah Saudi Arabia. "Karena kalau pemerintah Saudi Arabia yang harus mengurus semua itu kan tidak tahu bahasa Indonesia. Kemudian tenaganya juga terbatas," tutur Nasaruddin.
Baca juga: Panglima TNI Tunjuk 11 Kolonel Jadi Atase Pertahanan, Ini Nama-namanya
"Nah kalau pendampingnya dari Indonesia kan tahu Bahasa Indonesia dan tahu penyakitnya yang dibimbing dan sebagainya. Kita nanti akan berharap tambahan pendampingannya itu ada," tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :