4 Calon Ketua Umum PPP: Sandiaga, Taj Yasin, Gus Ipul, dan Dudung Abdurachman
Sabtu, 14 Desember 2024 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
"Dari dalam ada Gus Yasin yang kemarin terpilih lagi menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah, kemudian ada Pak Sandi Uno yang juga pernah menjadi Ketua Bappilu kita. Dari luar yang muncul di antara kader ini ada nama Gus Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan juga nama Pak Dudung Abdurachman mantan KSAD," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, dia menyampaikan bahwa peremajaan struktur organisasi DPP PPP diperlukan setelah PPP gagal melanggengkan kadernya ke Parlemen Senayan. Sebab ia menilai, gagalnya PPP tembus ke Senayan disebabkan juga oleh gagalnya struktur DPP yang kini menjabat.
"Terlalu lama sejarah partai ini untuk hanya sekadar terkubur, karena potensi untuk kenaikan itu masih sangat besar bayangkan suara PPP secara nasional untuk kabupaten-kota itu masih 8 juta sementara suara RI-nya hanya 5,8 juta seluruh partai parlemen yang lain suara RI-nya ini jauh lebih besar daripada suara kabupaten-kota," jelas dia.
"Itu artinya apa? Ada kegagalan di level Dewan Pimpinan Pusat Partai yang harus menjadi bahan introspeksi dan itu dItunjukkan dengan kesediaan secara ksatria mengakui dan membuka diri terhadap siapapun yang akan memimpin partai ini," tandasnya.
Sebagai informasi, PPP tengah mengadakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada 13-15 Desember 2024. Selain melakukan evaluasi atas kinerja PPP, Mukernas juga direncanakan bakal membahas dihelatnya agenda Muktamar.
Dalam kesempatan ini, dia menyampaikan bahwa peremajaan struktur organisasi DPP PPP diperlukan setelah PPP gagal melanggengkan kadernya ke Parlemen Senayan. Sebab ia menilai, gagalnya PPP tembus ke Senayan disebabkan juga oleh gagalnya struktur DPP yang kini menjabat.
"Terlalu lama sejarah partai ini untuk hanya sekadar terkubur, karena potensi untuk kenaikan itu masih sangat besar bayangkan suara PPP secara nasional untuk kabupaten-kota itu masih 8 juta sementara suara RI-nya hanya 5,8 juta seluruh partai parlemen yang lain suara RI-nya ini jauh lebih besar daripada suara kabupaten-kota," jelas dia.
"Itu artinya apa? Ada kegagalan di level Dewan Pimpinan Pusat Partai yang harus menjadi bahan introspeksi dan itu dItunjukkan dengan kesediaan secara ksatria mengakui dan membuka diri terhadap siapapun yang akan memimpin partai ini," tandasnya.
Sebagai informasi, PPP tengah mengadakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada 13-15 Desember 2024. Selain melakukan evaluasi atas kinerja PPP, Mukernas juga direncanakan bakal membahas dihelatnya agenda Muktamar.
(rca)
Lihat Juga :